Memilih helm ternyata tak semudah yang dibayangkan. Selain harus sesuai dengan peraturan yang berlaku, pengguna juga harus menyesuaikan helm sesuai dengan kebutuhan dan sepeda motor yang digunakan.
Helm sendiri memiliki beberapa model yang memberikan keuntungan dan kekurangannya masing-masing.
Berikut adalah jenis helm dan keuntungan serta kekurangannya, seperti dilansir laman Cycleworld:
1. Helm full face
Helm ini merupakan helm dengan perlindungan paling baik dan palig tidak berisik karena ruang helm yang sempit. Tidak hanya itu, karena dillengkapi dengan kaca penutup muka, helm ini juga melindungi mata dan muka pengendara.
Namun terdapat kekurangan pada helm ini, salah satunya harga yang lebih mahal dibandingkan helm model lain dengan keterbatasan sensor.
Jika helm ini menggunakan desain yang berlebihan, bisa membuat leher mudah kaku karena berat.
2. Helm hybrid
Helm hybrid ini merupakan paduan antara helm untuk off road dengan full face. Karena paduan tersebut, helm ini bisa digunakan untuk off road dan on road.
Dengan posisi bagian dagu lebih panjang dan bagian pandangan lebih luas membuat helm ini bisa ditambah dengan memakai kacamata google.
Kekurangan dari helm ini adalah lebih berisik karena ruang dalam helm lebih luas.
3. Open face
Helm ini juga dikenal dengan helm 3/4 dan sangat sesuai untuk pengendaran yang tidak ingin 'dikekang' bagian kepada dan muka saat berkendara.
Terbukanya helm ini juga jadi masalah karena pengendara terkena langsung dengan debu.
4. Helm off road atau motorcross
Helm ini tidak menyediakan lapisan kaca atau wondshield agar penggunanya bisa emakai google atau kacamata.
Karena peruntukkannya off road dan motorcross, helm ini memiliki fitur keamanan yang lebih baik terutama pada bagian dagu dengan bentuk yang lebih panjang. Selain itu juga terdapat visor sebagai penghalang sinar matahari dan penghalang saat melewati dedaunan atau ranting.
Namun akibat visor ini, hembusan angin akan semakin terasa menerpa manakala motor sedang dipacu dalam kecepatan tinggi.
5. Helm modular
Helm ini juga dikenal dengan nama helm flip up. Model ini seperti paduan antara full face namun bagian rahang bawah fleksibel dan bisa dibuka.