Penjualan TV Anjlok, Panasonic Berpaling ke Mobil

Liberty Jemadu

Rabu, 20 Januari 2016 | 20:40 WIB
Penjualan TV Anjlok, Panasonic Berpaling ke Mobil
Stan Panasonic dalam sebuah pameran elektronik di Las Vegas, AS pada Januari 2015 lalu (Shutterstock).

Suara.com - Panasonic Corp, produsen peralatan elektronik rumah tangga terkemuka asal Jepang, mulai mengalihkan fokus ke industri otomotif setelah pasar televisi di dunia terus anjlok.

Seperti yang dilaporkan Automotive News, Panasonic baru-baru ini memindahkan sekitar 400 karyawannya dari sektor pembuatan televisi dan telepon seluler ke industri otomotif, khususnya pembuatan komponen-komponen mobil berteknologi tinggi.

Langkah ini masuk akal, karena mobil modern tak lagi hanya sekedar kendaraan beroda empat, tetapi telah menjelma menjadi alat transportasi yang mengandalkan ratusan chip, kamera, dan sensor.

Mengandalkan pengalaman dan keahliannya di bidang elektronik, Panasonic bertarung melawan Denso Corp dan Robert Bosch GmbH dari Jerman untuk memproduksi komponen-komponen berteknologi tinggi untuk mobil.

Panasonic sendiri kini adalah penguasa pasar baterai mobil hibrida dan kendaraan listrik. Perusahaan itu menargetkan menguasai 62 persen pasar komponen mobil pada tahun fiskal 2018.

Harapannya pada saat itu Panasonic bisa meraup 21 persen penghasilan dari penjualan di industri mobil, naik dari hanya 16 persen pada tahun fiskal 2014 yang berakhir pada 31 Maret 2015.

"Bisnis otomotif akan terus memimpin pertumbuhan," kata Masahisa Shibata, presiden bisnis otomotif global Panasonic, "Bagaiamana memanfaatkan keunggulan daya saing ini di bidang otomotif terus menjadi fokus utama kami."

Menurut Shibata kini Panasonic fokus mengembangkan tiga bidang dalam industri otomotif. Pertama adalah baterai, kedua sistem ruang kemudi terintegrasi, dan sistem auto-kemudi yang dinamai ADAS.

Khusus untuk ADAS, Panasonic berencana menguji sistem itu di Yokohama pada Januari ini. Dalam teknologi ini Panasonic jelas tertinggal jauh dari perusahaan macam Google atau Bosch yang sudah menguji sistemnya di jalanan umum di beberapa tahun terakhir.

Selain itu, Panasonic juga fokus mengembangkan sistem sensor berbasis kamera yang bisa membantu pengemudi melihat lebih jelas di kondisi cuaca ekstrem seperti saat badai salju atau kabut.

Kamera Panasonic, klaim Shibata, bisa menangkap 60 frame per detik dan memanfaatkan peranti pengolah gambar mutakhir, bisa menayangkan gambar jalanan yang lebih jelas kepada pengemudi melalui layar yang tersedia di dalam mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Google Cari Mitra dalam Pengembangan Mobil Autokemudi

Google Cari Mitra dalam Pengembangan Mobil Autokemudi

Otomotif | Rabu, 13 Januari 2016 | 14:25 WIB

Google dan Ford Berunding, Berencana Bermitra Bikin Mobil Nirawak

Google dan Ford Berunding, Berencana Bermitra Bikin Mobil Nirawak

Otomotif | Rabu, 23 Desember 2015 | 15:22 WIB

Tahun Depan Google Dirikan Armada Taksi Nirawak

Tahun Depan Google Dirikan Armada Taksi Nirawak

Otomotif | Kamis, 17 Desember 2015 | 20:23 WIB

Pakai Bahan Baku Impor, Panasonic Naik Harga

Pakai Bahan Baku Impor, Panasonic Naik Harga

Bisnis | Selasa, 22 September 2015 | 21:21 WIB

Strategi Sukses Panasonic di Indonesia

Strategi Sukses Panasonic di Indonesia

Tekno | Sabtu, 25 April 2015 | 03:56 WIB

Terkini

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 20:54 WIB

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 18:55 WIB

Yamaha Gear Ultima Motor Fungsional dengan Konsumsi BBM Paling Irit Dikelasnya

Yamaha Gear Ultima Motor Fungsional dengan Konsumsi BBM Paling Irit Dikelasnya

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma

Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 14:45 WIB

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:50 WIB

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:05 WIB

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:37 WIB

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:10 WIB

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:25 WIB

×