Mobil Sapu Angin ITS Siap Berlaga di London

Liberty Jemadu

Jum'at, 24 Juni 2016 | 00:55 WIB
Mobil Sapu Angin ITS Siap Berlaga di London
Sejumlah mahasiswa dan dosen mengamati mobil Sapu Angin Speed II (SAS II) usai launching dan test drive di kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Jawa Timur, Minggu (17/8).

Suara.com - Mobil Sapu Angin XI (generasi ke-11) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) siap berlaga di Stadion Olympic pada ajang Shell Eco-Marathon (SEM) Drivers' World Championship 2016 di London, Inggris pada 30 Juni-3 Juli mendatang.

Humas tim Sapu Angin (SA) ITS, Arnoldus Adro Pradhito di Surabaya, Kamis (23/6/2016) mengatakan tim beserta mobil Sapu Angin XI sudah siap untuk beradu kecepatan dalam ajang yang diadakan kali pertama sejak 30 tahun diselenggarakannya SEM ini.

"Awal Maret lalu, Sapu Angin XI ini berhasil menjadi juara satu dalam ajang Shell Eco Marathon (SEM) Challenge Asia 2016 di Filipina, sehingga berkesempatan berlaga di Inggris," tuturnya.

Dalam pelepasan Sapu Angin XI secara resmi oleh Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MScES PhD, ia menambahkan dalam ajang internasional itu para juara dari tiga benua, yakni Asia, Eropa, dan Amerika akan diadu.

"Dalam kompetisi itu nantinya tidak hanya pada konsumsi penggunaan bahan bakar yang irit, tetapi juga diadu kecepatannya. Asia diwakili oleh lima tim, yakni dari Indonesia, Singapura dan Filipina," ujarnya.

Sedangkan dari Indonesia, diwakili oleh tiga tim dari ITS, Universitas Indonesia (UI), Depok, dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

"Persiapan yang dilakukan telah berjalan dengan lancar, bahkan mobil sudah dikirim ke London pada 12 Juni lalu. Saat ini tim masih melakukan persiapan minor, seperti pembelian suku cadang dan pengaturan strategi lomba," tutur mahasiswa Teknik Mesin ITS tersebut.

Ia menjelaskan mobil Sapu Angin XI saat ini dalam kondisi prima setelah mengalami perbaikan kecil. Hal tersebut terbukti dari hasil uji coba yang dilakukan beberapa hari sebelum pengiriman ke London.

"Pada ajang sebelumnya tim kami terkendala pada kondisi ban, sehingga kami memutuskan untuk membeli ban dari Eropa saja," terang pria asal Jakarta tersebut.

Meski demikian, Adro mengaku bahwa tantangan tersulit hingga saat ini yakni terletak pada gambaran arena lomba dan bentuk perlombaan baru yang menyerupai balapan Formula (F1).

"Pada perlombaan ini urutan pertama hanya akan diraih oleh mobil yang paling irit. Hal ini membuat kami benar-benar memutar otak dalam mempersiapkan strategi dan kemampuan mobil Sapu Angin XI ini," jelasnya.

Anggota tim Sapu Angin XI, Gilas Kurnia menambahkan Tim Sapu Angin XI ini siap berangkat menuju London pada 26 Juni nanti. Dengan persiapan singkat, timnya pun optimistis bisa menghadapi lawan dari berbagai benua.

"Meskipun kami buta akan kapasitas mobil lawan, namun kami siap menghadapi mereka. Pada uji coba mobil sapu angin terakhir disini, kecepatan mobil 60 km per jam, dengan bahan bakar terjelek 190 km per liter," paparnya.

Sementara itu, Prof Ir Joni Hermana MScES PhD berpesan agar delapan orang tim Sapu Angin XI bisa menampilkan yang terbaik di ajang internasional tersebut.

"Dalam kompetisi di bulan Ramadhan itu, apalagi di tengah lapangan yang panas, sebaiknya bisa fokus pada pertandingan agar menampilkan yang terbaik karena membawa nama Indonesia," tandasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Michelle Yeoh Sebut Ingin Bintangi Film Korea dari 3 Sutradara Ternama Ini

Michelle Yeoh Sebut Ingin Bintangi Film Korea dari 3 Sutradara Ternama Ini

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Ini Dia Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Hibah Italia untuk TNI AL

Ini Dia Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Hibah Italia untuk TNI AL

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 18:58 WIB

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:27 WIB

Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah

Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:00 WIB

Atasi Ketergantungan Energi Fosil, ITS Kembangkan Pembangkit Hibrida Angin dan Surya

Atasi Ketergantungan Energi Fosil, ITS Kembangkan Pembangkit Hibrida Angin dan Surya

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:55 WIB

Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?

Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia Diprotes Warga Italia

Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia Diprotes Warga Italia

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:25 WIB

Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:49 WIB

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×