Gaikindo "Ngebet" Berkenalan dengan Menperin Baru

Ririn Indriani, Insan Akbar Krisnamusi

Minggu, 31 Juli 2016 | 10:18 WIB
Gaikindo "Ngebet" Berkenalan dengan Menperin Baru
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. (Foto: airlanggahartarto.com)

Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) ingin secepat mungkin berkenalan dengan Menteri Perindustrian (Menperin) yang baru, Airlangga Hartato. Asosiasi yang menaungi pabrikan-pabrikan roda empat di Tanah Air itu ingin mengomunikasikan kembali regulasi-regulasi yang diinginkan industri agar penjualan domestik dan ekspor meningkat.

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengungkapkan mereka ingin melakukan pendekatan ke tiga menteri baru, khususnya Menperin. "Kami harus rapatkan barisan ke Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral," tegasnya dalam konferensi pers terakhir GIIAS 2016, Kamis (28/7/2016) di Jakarta.

Yohannes menegaskan bahwa industri otomotif adalah penyumbang pajak Rp100 T per tahun, dengan jumlah tenaga kerja sekitar 1,4 juta di lapisan (tier) pertama. "Kami industri besar yang banyak kontribusinya dan kami juga menghimbau pabrikan-pabrikan besar untuk investasi. Untuk itu kami juga perlu terus me-lobby pemerintah agar ekspor dapat lebih mudah terjadi," jelas Yohannes.

Menperin Airlangga Hartato memang baru saja menggantikan Menperin lama, Saleh Husin, yang terkena reshuffle kabinet pada Rabu pekan ini. Adapun pos menteri perdagangan dan menteri ESDM kini diisi oleh Enggartyasto Lukito serta Archandra Tahar.

Lebih lanjut, Ketua III Gaikindo Rizwan Alamsjah menambahkan bahwa hal utama yang bakal digaungkan kembali saat bertemu Menperin adalah permohonan penyamaan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) sedan dengan model-model kendaraan lainnya. Saat ini, besaran PPnBM sedan ialah 30 persen untuk 1.500 cc serta 40 persen untuk 2.000 cc sedangkan model lain cuma 10 persen dan 20 persen.

Rizwan mengklaim itulah cara utama meningkatkan kuantitas ekspor mobil yang saat ini cuma 200 ribu unit, kalah jauh dari penjualan domestik yang menyentuh 1 juta unit.

"Sedan itu sangat penting karena salah satu pasar dunia itu sedan. Sedangkan kita tidak produksi sedan karena pajaknya tinggi. Yang penting, pajaknya diturunkan dulu, ada pasar domestik, baru sisanya bisa dibuat untuk ekspor," ucap Rizwan.

Saat ini, menurut dia, kapasitas produksi terpasang untuk roda empat di Indonesia adalah 1,9 juta unit. Dengan penjualan domestik plus ekspor yang berjumlah lebih dari 1,2 juta unit, masih ada sisa 600-700 unit yang belum terpakai.

Itulah yang akan dipakai memproduksi sedan jika PPnBM untuk model ini diturunkan. "Sampai tiga tahun ke depan kapasitas produksi 1,9 juta unit itu cukup," ujar Rizwan.

Gaikindo, lanjut dia, juga ingin mengingatkan kepada Menperin anyar perihal kemudahan pajak dan perizinan agar memancing investasi baru masuk dan menstimulasi ekspor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Airlangga: Alhamdulillah Dipercaya Jokowi

Airlangga: Alhamdulillah Dipercaya Jokowi

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 19:57 WIB

Ini Daftar PR Airlangga Hartarto di Dunia Perindustrian

Ini Daftar PR Airlangga Hartarto di Dunia Perindustrian

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 12:05 WIB

Menperin Baru Dituntut Perkuat Industri Manufaktur Nasional

Menperin Baru Dituntut Perkuat Industri Manufaktur Nasional

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 13:21 WIB

Terkini

KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan

KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:31 WIB

Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya

Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:31 WIB

Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka

Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:18 WIB

Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman

Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:11 WIB

Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan

Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:10 WIB

10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia

10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:01 WIB

Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube

Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Ketika Orang Hilang Tak Segera Dicari, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Ketika Orang Hilang Tak Segera Dicari, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Korban Selamat KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya

Korban Selamat KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB

×