Aprilia dan Moto Guzzi Pede Hadapi 'Moge' Jepang

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Rabu, 03 Agustus 2016 | 11:30 WIB
Aprilia dan Moto Guzzi Pede Hadapi 'Moge' Jepang
Ilustrasi motor besar Aprilia. [Aprilia]

Suara.com - Aprilia dan Moto Guzzi, dua merek motor besar Eropa, mengaku tak mengkhawatirkan ekspansi merek-merek 'kuda besi' Jepang yang kini mulai ke segmen 500 cc ke atas. Pasalnya, merek-merek motor gede (moge) asal Barat punya ceruk konsumen loyal.

Sebelum 2013, Kawasaki satu-satunya pabrikan Jepang yang 'bermain' di pasar moge. Setelah itu, Yamaha, Suzuki, dan Honda satu-persatu menerjunkan model-model 500 cc ke atas mereka.

Yamaha di pasar Indonesia telah memperkenalkan YZF R1, YZF R6, VMAX, TMAX, MT-09. Adapun Suzuki merilis V-Strom650 ABS, GSR750, serta GSX1300R Hayabusa. Di sisi lain, ada pemimpin pasar Honda yang telah meluncurkan CB650F, CBR650F, NM4 Vultus, CBR1000RR, CB500F, CB500X, hingga RC213V-S.

Menyikapi makin maraknya moge Jepang, Sales and Network Development Director PT Piaggio Indonesia Igor Panjaitan mengatakan bahwa dari sisi harga, Aprilia dan Moto Guzzi mengaku sulit mengimbangi dari sisi harga meski sama-sama masih produk impor. Akan tetapi, moge Amerika Serikat (AS) dan Eropa masih memiliki loyalis yang susah berpindah hati dan itu yang merek sasar.

Mereka ini adalah para konsumen yang sebelumnya telah memiliki moge asal Barat. "Masih ada konsumen yang bener-bener maniak merek Eropa dibanding merek Jepang," tegasnya saat ditemui beberapa waktu lalu di Jakarta.

"Kami memang susah bersaing dari sisi harga. Tapi ada konsumen yang ingin kenyamanan, horsepower, purna jual terjamin, dan itu yang kami incar karena mereka memang pengguna merek eropa," papar Igor lagi.

Ia membeberkan bahwa strategi Aprilia dan Moto Guzzi dalam menghadapi moge-moge Jepang adalah mempererat komunikasi dan memperbanyak acara dengan para komunitas. Itulah kunci pemasaran dan penjualan moge selain terus menyempurnakan layanan purna jual.

"Motor besar menurut saya, 'hidupnya' dari komunitas. Kami hampir setiap minggu selalu riding dengan komunitas. Diler kami yang ada di bintaro itu selalu gabung dengan komunitas, memperkenalkannya. Jadi promosi dari mulut ke mulut, dan lain sebagainya. Kemudian para komunitas harus mencoba sendiri," pungkas Igor.







Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beli Vespa di PIM Dapat Cashback Hingga Rp2 Juta

Beli Vespa di PIM Dapat Cashback Hingga Rp2 Juta

Otomotif | Rabu, 27 Juli 2016 | 17:25 WIB

Ini Senjata Piaggio Dorong Penjualan

Ini Senjata Piaggio Dorong Penjualan

Otomotif | Rabu, 25 Mei 2016 | 18:37 WIB

Terkini

Feng Shui Kamar Tidur Suami Istri agar Harmonis, Begini Aturan dan Tipsnya

Feng Shui Kamar Tidur Suami Istri agar Harmonis, Begini Aturan dan Tipsnya

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 09:42 WIB

Resmi Rilis, Harga iPhone 18 Pro dan iPhone Duo di Singapura dan AS

Resmi Rilis, Harga iPhone 18 Pro dan iPhone Duo di Singapura dan AS

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:36 WIB

Badan Geologi Tak Perlu Dilebur ke BMKG: Dinilai Bisa Ganggu Fokus Mitigasi Bencana

Badan Geologi Tak Perlu Dilebur ke BMKG: Dinilai Bisa Ganggu Fokus Mitigasi Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 09:35 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Perlahan ke Level Rp17.512

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Perlahan ke Level Rp17.512

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:33 WIB

Badai Kelelahan dan Cedera Bayangi Persija Jakarta Jelang Pertandingan Kontra Persib

Badai Kelelahan dan Cedera Bayangi Persija Jakarta Jelang Pertandingan Kontra Persib

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 09:33 WIB

Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar

Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar

News | Kamis, 10 September 2026 | 09:27 WIB

Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas

Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:23 WIB

Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah

Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah

Riau | Kamis, 10 September 2026 | 09:22 WIB

Dilirik Aja Dulu, Harga Emas Antam Lagi Meroket Jadi Rp2.625.000/Gram

Dilirik Aja Dulu, Harga Emas Antam Lagi Meroket Jadi Rp2.625.000/Gram

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM

IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:16 WIB

×