Toyota Dorong Sienta Isi Kekosongan MPV

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 05 Agustus 2016 | 12:15 WIB
Toyota Dorong Sienta Isi Kekosongan MPV
Toyota Sienta diluncurkan di arena IIMS 2016 di Jakarta, Kamis (7/4) [Suara.com/Liberty Jemadu].

Suara.com - Multi purpose vehicle (MPV) berdesain mengotak (boxy) seperti Toyota Sienta dan Honda Freed sebenarnya bukan menjadi preferensi utama masyarakat Indonesia. Tapi, Toyota tetap meluncurkan Sienta untuk melengkapi lini model MPV menengah berbanderol Rp200 juta-an mereka.

Kekurangsukaan konsumen Indonesia terhadap MPV berbentuk mengotak diakui General Manager Marketing Planning PT Toyota Astra Motor Anton Jimmy. Kendati demikian, ia menjelaskan, penetrasi Toyota ke seluruh profil konsumen MPV belum lengkap jika tanpa Sienta.

Toyota memang sudah memiliki MPV dengan karakteristik 'massal' yang berdesain bonnet, memiliki kabin dan bagasi luas, serta berharga di bawah Rp200 juta pada diri Avanza dan Calya. Pada kelas MPV menengah berbanderol sedikit di bawah Rp300 juta hingga Rp400 juta, ada Kijang Innova.

Sienta sendiri meluncur pada April lalu sebagai MPV menengah dengan harga permulaan Rp230-295 juta.

"Kami lebih melihat kelengkapan lini model. Lini model yang memiliki ground clearance tinggi dan multi purpose sudah cukup lengkap, ada Avanza dan Innova. Tapi, (MPV) untuk perkotaan yang segmennya lebih stylish, dengan pintu geser belum ada dan kami ingin masuk ke situ," papar Anton pascapeluncuran Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, Selasa (2/8/2016) di Karawang, Jawa Barat.

Ia mengklaim, respon masyarakat di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya terhadap Sienta cukup bagus.

"Tapi kota-kota lain pastinya butuh edukasi. Konsumen butuh melihat sendiri, lalu test drive karena harga mobil ini tidak murah dan konsumen di segmen ini lebih teliti juga," ujarnya.

Inden Sienta sejak April hingga saat ini telah mencapai sekitar 3.000 unit, dengan penjualan wholesales sekitar 840 unit pada Juni-Juli.

MPV berdesain mengotak itu dirilis dalam empat varian, yaitu E, G, V, Q. Sienta, yang berdimensi panjang 4.235 mm, lebar 1.695 mm, dan tinggi 1.675, dianugerahi mesin bensin 1.5 liter Dual VVT-i yang mampu menyemburkan tenaga maksimal 104PS serta torsi 139 Nm di 4.200 rpm.

Terdapat opsi transmisi manual enam percepatan atau transmisi otomatis tujuh percepatan Sport Sequential Shiftmatic.

Fitur-fitur yang mempersenjatai Sienta di antaranya Smart Entry Key, monitor layar sentuh 7 inchi, Steering Switch Control, Start and Stop Engine (tipe V&Q), sampai One Touch Tumble untuk melipat kursi di baris kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemesanan Toyota Sienta Capai 3.000 Unit

Pemesanan Toyota Sienta Capai 3.000 Unit

Otomotif | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 10:35 WIB

Toyota Calya-Datsun Go+ Panca Mulai Perang Komentar

Toyota Calya-Datsun Go+ Panca Mulai Perang Komentar

Otomotif | Rabu, 03 Agustus 2016 | 10:27 WIB

Produksi Sienta di Karawang, Toyota Kucurkan Rp2,5 Triliun

Produksi Sienta di Karawang, Toyota Kucurkan Rp2,5 Triliun

Otomotif | Senin, 25 Juli 2016 | 16:36 WIB

Toyota Calya dan Daihatsu Sigra Dinilai Tantang Datsun Go+ Panca

Toyota Calya dan Daihatsu Sigra Dinilai Tantang Datsun Go+ Panca

Otomotif | Rabu, 20 Juli 2016 | 11:46 WIB

Terkini

Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?

Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:00 WIB

Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini

Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:00 WIB

Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?

Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09 WIB

IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif

IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:05 WIB

Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo

Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:45 WIB

Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026

Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55 WIB

Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite

Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:43 WIB

Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan

Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:21 WIB

Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga

Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:19 WIB

Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya

Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:15 WIB