Nilai Transaksi IMOS 2016 Anjlok Hingga 50 Persen

Selasa, 08 November 2016 | 08:09 WIB
Nilai Transaksi IMOS 2016 Anjlok Hingga 50 Persen
Yamaha membawa X-Max dan TMax ke IMOS 2016, 2-6 November di JCC Senayan. [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - Pencapaian Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016 turun drastis, baik dari nilai transaksi maupun volume sepeda motor yang terjual.

Pameran dua tahunan tersebut, untuk edisi tahun ini, hanya mencatatkan transaksi sebesar Rp19,38 miliar.

Angka tersebut turun jauh jika dibandingkan raihan pada IMOS 2014. Dua tahun lalu, ajang pamer industri sepeda motor nasional ini berhasil membukukan Rp35,8 miliar.

Sementara itu, volume penjualan IMOS tahun ini sebesar ialah 751 unit, berdasarkan siara pers IMOS 2016 pada hari Senin (7/11/2016),

Berbanding lurus dengan jumlah unit yang terjual tahun ini anjlok hingga 51,33 persen jika dibandingkan IMOS sebelumnya sebanyak 1.543 unit.

IMOS 2016 berlangsung selama lima hari, 2-6 November di Jakarta Convention Center, Senayan, terdapat delapan pabrikan yang berusaha merayu minat konsumen untuk membeli produk mereka, yakni Honda, Yamaha, Suzuki, TVS, Kawasaki, BMW, KTM, dan Nozomi.

Ajang yang dahulu bernama Jakarta Motorcycle Show ini diikuti pula oleh 31 eksibitor dari industri pendukung roda dua.

Hasil positif pada IMOS 2016 hanya terlihat dari kenaikan jumlah pengunjung. API Events selaku organisator pameran mencatat, selama lima hari, terdapat 90.186 orang yang menyambangi IMOS 2016. Adapun jumlah pengunjung pada IMOS 2014 ialah 89.751 unit.

Realisasi nilai transaksi IMOS 2016 meleset dari ekspektasi. Pada konferensi prapameran pada 14 Oktober di Jakarta, Ketua Pelaksana IMOS 2016 Sigit Kumala mengharap nilai transaksi dapat meningkat 15-20 persen.

Pasar sepeda motor Indonesia sendiri memang diperkirakan menurun tahun ini, atau setidaknya sama dengan tahun lalu di level 6,4 juta unit. Meski begitu, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) pasar akan kembali pulih seiring pemulihan ekonomi, dan masih terus tumbuh satu sampai dua dekade ke depan.

"Dalam kurun waktu 10-20 tahun mendatang kita masih akan menikmati pertumbuhan, karena masyarakat masih memerlukan sarana transportasi yang memadai,” ungkap Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata saat membuka IMOS 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI