Pembeli Mobil Bekas Jelang Mudik Tak Lagi Alergi Mobil Mungil

Rabu, 14 Juni 2017 | 16:12 WIB
Pembeli Mobil Bekas Jelang Mudik Tak Lagi Alergi Mobil Mungil
Ilustrasi mobil bekas (Shutterstock).

Suara.com - Pengusaha mobil bekas mengatakan, menjelang mudik, mobil-mobil model multi purpose vehicle (MPV) masih yang paling dicari. Akan tetapi, mobil-mobil berdimensi kecil macam city car serta hatchback kini juga sudah menjadi alternatif yang diminati.

Chief Operating Officer Mobil88 Halomoan Fischer menjelaskan, kenaikan permintaan untuk pasar mobil, khususnya mobil bekas, menjelang Lebaran tahun ini terjadi di awal Mei hingga dua pekan sebelum Hari Raya Idul Fitri yang jatuh di sekitar 25 Juni atau 26 Juni nanti. Penjualan mobil bekas di Mobil88 sendiri ia klaim naik pada Mei kemarin, jika dibandingkan dengan April.

"Kenaikan penjualan di Mei kira-kira 15 persen dibanding April. Kita biasa mainnya di 1.500 unit per bulan, kalau naik 15 persen, ya, bertambah 200-an unit (pada Mei)," ucap Fischer di sela-sela acara buka puasa bersama media, Selasa (13/6/2017) malam kemarin di Jakarta.

Model MPV, khususnya di kelas low MPV (LMPV) seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, atau Suzuki Ertiga masih yang paling diminati jelang Lebaran. Fischer mengatakan, jika pada bulan-bulan sebelumnya kontribusi LMPV sekitar 30 persen, khusus pada Mei kemarin kontribusinya meningkat menjadi di kisaran 35 persen.

Selanjutnya ialah mobil-mobil city car dan hatchback.

"(Kontribusi penjualan city car dan hatchback) bisa di level 15 persen dari total penjualan. Biasanya paling cuma sekitar 10 persen," papar dia.

Dua tahun belakangan, animo masyarakat terhadap kendaraan bekas sejenis Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Toyota Yaris, Honda Jazz memang meningkat. Pada saat Lebaran, akhirnya mobil-mobil berdimensi ringkas ini menjadi alternatif yang dipilih.

"Terutama untuk Jakarta, (mobil-mobil bekas city car dan hatchback) menjadi tren selama dua tahun belakangan. Minat konsumen meningkat. Kalau saya pikir ini mungkin karena dua hal. Pertama bicara macet. Kalau macet, kan, enak selap-selipnya. Kemudian faktor kedua karena lahan parkir," nilai Fischer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI