Array

Komunitas Keluhkan Suspensi Toyota Vios

Senin, 11 September 2017 | 19:05 WIB
Komunitas Keluhkan Suspensi Toyota Vios
Toyota Vios milik komunitas. [suara.com/Insan]

Suara.com - Komunitas pemilik Toyota Vios di Indonesia memberikan keluhan dan saran untuk Toyota mengenai sedan tersebut. Satu aspek yang menurut komunitas harus dibenahi lagi pada Vios adalah suspensi atau kaki-kaki.

"Saya pakai Vios dari 2004. Vios generasi pertama. Setelah keluar generasi kedua di 2007, saya pakai juga. Saat keluar All-New Vios di 2013, saya ganti lagi. Jadi saya bisa menilai Vios dari generasi pertama sampai ketiganya saat ini," buka Ketua Umum Toyota Vios Club Indonesia (TVCI), Berry Dhalael, saat diwawancarai Suara.com di sela perayaan ulang tahun ke-13 TVCI, akhir pekan lalu di Jakarta.

Menurut dia, kalau bisa memberikan aduan dan masukan untuk Toyota mengenai Vios, yang ingin ia singgung adalah sektor kaki-kakinya.

"Kaki-kaki selalu bunyi, setahun-dua tahun setelah beli selalu bermasalah seperti itu," tegasnya.

Untungnya, lanjut Berry, dalam jangka waktu tersebut Toyota masih memberikan garansi. "Tapi, kan, begitu juga butuh waktu. Saat kita datang kadang enggak bisa langsung diganti. Harus inden (komponen) seminggu, dua minggu, kadang sebulan."

Berry menjelaskan, dirinya selama ini mencoba mencari info mengenai alasan kaki-kaki Vios yang cepat meminta untuk diganti.

"Saya cari info, Vios itu mobil CBU (Completely Built-Up/diimpor utuh) dari Thailand. Jadi memang kondisi kaki-kaki disesuaikan dengan kondisi Thailand. Sedangkan di Jakarta kita tahu jalan kurang bagus, jadi umurnya kurang panjang," tukasnya.

Ia pun mengharapkan agar Toyota, jika kelak meluncurkan Vios terbaru, dapat lebih menyesuaikan kekuatan kaki-kaki Vios dengan karakter jalan di Jakarta atau Indonesia.

"Kalau overall mesin, teknologi, fitur-fitur sudah cukuplah. Di generasi ketiga saat ini sudah ada Bluetooth, GPS, WiFi. Sudah lengkap semua," tandasnya.

Baca Juga: Keuntungan Toyota Vios Club Indonesia: 'Keluarga' Hingga Diskon

Berry sendiri menjelaskan bahwa keputusan setia mengendarai Vios disebabkan citra merek, kemudahan purnajual serta suku cadang. Di samping itu, Vios dinilainya irit dan memiliki bagasi besar.

Suara.com mencoba mengubungi Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor, Fransiskus Soerjopranoto, via pesan singkat WhatsApp pada Senin (11/9/2017). Tetapi, hingga berita ini dikirimkan, Soerjopranoto belum memberikan respons mengenai keluhan dan saran soal suspensi Vios, padahal pesan sudah dibaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI