Ketahuan Menyetir Sambil Main Ponsel Didenda Rp980 Ribuan

Dythia Novianty

Rabu, 22 November 2017 | 21:29 WIB
Ketahuan Menyetir Sambil Main Ponsel Didenda Rp980 Ribuan
Ilustrasi menyetir sambil main ponsel. [Shutterstock]

Suara.com - Siapa yang tidak tahu bahaya menggunakan perangkat mobil seperti ponsel saat menyetir. Tapi dengan berbagai alasan, kita kerap mengindahkan semua peringatan itu.

Tapi akan lain halnya jika ditegakkan aturan yang jelas, seperti yang dilakukan di negara ini. Datuk Seri Liow Tiong Lai melihat, mata di jalan kini lebih serius untuk memantau pengemudi dengan tangan dan matanya terpaku pada ponsel cerdas mereka.

Menteri Perhubungan mengatakan bahwa Departemen Perhubungan Jalan (JPJ) akan turun tangan mengawasi pada supir yang menggunakan handphone mereka saat di belakang kemudi.

Petugas penegak hukum dan dua jenis kamera, statis dan mobile, akan ditempatkan. Buat yang tertangkap basah akan diganjar denda 98 dolar Singapura atau sekitar Rp980 ribuan.

"Kami melarang pengemudi menggunakan handphone mereka di jalan. Kami telah memberi mereka banyak nasehat, namun masih banyak yang melakukannya," ujarnya.

Tindakan tegas itu diperlukan untuk mengurangi jumlah kecelakaan yang disebabkan oleh penggunaan handphone saat mengemudi.

Liow menambahkan bahwa menggunakan aplikasi navigasi seperti Waze diizinkan, namun ponsel harus dipasang pada dudukan telepon.

Menurtunya, penggunaan handphone oleh pengemudi adalah satu dari 20 pelanggaran yang akan segera dimasukkan ke dalam Sistem Keselamatan Kesadaran Otomatis, kombinasi dari Sistem Penegakan Otomatis dan sistem titik lemah.

"Tingkat kecelakaan sangat tinggi, ada 5.310 korban jiwa sejak Januari hingga September tahun ini, sementara untuk keseluruhan tahun lalu, ada 7.152 korban tewas. Kami ingin mengurangi angka ini sebesar 10 persen setiap tahun dan ini sangat menantang," katanya.

baca juga

Liow mengatakan bahwa tujuan utama pelaksanaan penegakan hukum ketat adalah menyelamatkan nyawa dan bukan untuk menghukum pengguna jalan.

"Jika tidak ada yang melanggar peraturan, jalan akan lebih aman untuk semua orang," katanya.

Lalu bagaimana kiranya jika aturan ini diberlakukan di Indonesia? Mungkin selain keselamatan berkendara, tingkat kemacetan bisa berkurang. Pada dasarnya, mereka yang bermain ponsel di balik roda kemudi, akan mengendarai mobilnya dengan tidak stabil dan kerap membuat antrian panjang. Bagaimana menurut Anda? [AsiaOne]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh! Bawa 7 Tabung Gas Pakai Motor, Lelaki Ini Main HP Pula

Duh! Bawa 7 Tabung Gas Pakai Motor, Lelaki Ini Main HP Pula

Otomotif | Jum'at, 08 September 2017 | 18:07 WIB

Ini Akibatnya Main Ponsel saat Isi Bahan Bakar di SPBU

Ini Akibatnya Main Ponsel saat Isi Bahan Bakar di SPBU

Otomotif | Kamis, 10 Agustus 2017 | 07:48 WIB

Terkini

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×