Toyota Minimal Luncurkan 4-6 Mobil Baru di 2018, Apa Saja?

Dythia Novianty | Insan Akbar Krisnamusi
Toyota Minimal Luncurkan 4-6 Mobil Baru di 2018, Apa Saja?
Toyota C-HR. [suara.com/Insan]

Toyota setidak-tidaknya akan meluncurkan empat hingga enam mobil baru di sepanjang 2018.

Suara.com - Toyota setidak-tidaknya akan meluncurkan empat hingga enam mobil baru di sepanjang 2018, dengan dua sampai tiga peluncuran di antaranya bakal dilakukan di semester pertama. Adapun model baru yang sudah terkonfirmasi sejauh ini barulah sport utility vehicle (SUV) C-HR, yang hampir pasti diluncurkan di paruh pertama.

Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor (TAM), Fransiskus Soerjopranoto, mengatakan, jumlah dua sampai tiga peluncuran mobil baru di semester satu 2018 adalah jumlah minimal.

"Karena begini, saya bisa bilang di semester satu nanti ada empat (peluncuran). Tapi, lihat dulu kondisi ekonomi," ujarnya di dalam acara End Year Gathering Toyota, Selasa (12/12/2017) malam kemarin di Jakarta.

Adapun untuk semester dua, Toyota, menurut Soerjopranoto, sejelek-jeleknya bakal melakukan peluncuran sekitar dua-tiga mobil baru pula.

"(Peluncuran di) semester dua, minimal hampir sama dengan semester satu," kata dia.

Menurutnya, pada tahun depan, tren negatif seperti kredit mobil yang diperketat akibat kredit macet serta konsumsi kelas menengah ke atas yang tertahan masih berlanjut. Tahun depan juga merupakan tahun politik dengan dilaksanakannya Pilkada serentak.

Beberapa faktor positif seperti ramalan pertumbuhan ekonomi 5,3-5,4 persen, harga komoditas yang pulih, serta banyaknya proyek infrastruktur, menurut Soerjo, belum bisa membuat orang cukup percaya diri dalam melakukan konsumsi barang. Ia memproyeksikan pasar mobil 2018 bisa turun 4-5 persen dari tahun ini yang diperkirakan stagnan 1,06 juta unit seperti pada 2016.

Sementara itu, Vice President Director TAM, Henry Tanoto, menjelaskan, tahun depan, Toyota ingin mempertahankan pangsa pasar minimal 35 persen yang diyakini dapat dicapai pada akhir 2017 ini.

Lebih lanjut, salah satu dari dua-tiga mobil yang diluncurkan di semester pertama kemungkinan besar adalah C-HR. "Rasanya, sih, harusnya iya (C-HR) diluncurkan di semester pertama. Tapi, tunggu saja," kata Soerjopranoto lagi.

C-HR sendiri sudah dipamerkan sebagai mobil eksebisi pada Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2017, Agustus kemarin, di Serpong, Tangerang. Toyota sudah menggaransi bahwa mobil ini akan mengaspal di Indonesia pada 2018, dengan salah satu variannya ialah mesin 1.8 l hibrida yang akan memanfaatkan insentif pajak pemerintah yang terbit tahun depan.

Satunya variannya lagi adalah mesin bensin konvensional, antara 1.2 l turbo atau 1.8 l.

Belakangan ini, beredar pula isu yang menyebut bahwa Toyota pada semester I tahun depan akan meluncurkan Avanza versi 2018. Namun, Soerjopranoto menolak mengonfirmasinya.

"Ditunggu saja," tukasnya singkat.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS