Uni Eropa Sarankan Tidak Gunakan Komponen Inggris

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 06 Juni 2018 | 10:05 WIB
Uni Eropa Sarankan Tidak Gunakan Komponen Inggris
Ilustrasi suku cadang mobil [Shutterstock].

Suara.com - Sektor otomotif Inggris mengalami pukulan telak akibat Brexit (Britain Exit, keluarnya dari kemitraan politik dan ekonomi Uni Eropa yang beranggotakan 28 negara), demikian dilansir Sky News beberapa saat lalu.

Menjelang Withdrawal Bill Uni Eropa (12/06/2018), muncul imbauan agar perusahaan-perusahaan otomotif negara kemitraan Uni Eropa tidak menggunakan komponen buatan negeri Ratu Elizabeth II itu.

Paling kentara datang dari pemerintah Belanda. Disebutkan agar para pelaku bisnis tidak melakukan ekspor bila produk mereka memiliki kandungan komponen buatan Inggris dalam jumlah besar.

“Dikhawatirkan, produk yang terbuat dari komponen buatan Inggris dalam kapasitas besar akan mendatangkan konsekuensi tertentu bila dipasarkan di luar koridor kesepakatan Uni Eropa,” demikian bunyi maklumat Negeri Belanda.

“Setelah Brexit, komponen buatan Inggris tidak lagi terhitung atau masuk daftar sebagai produk buatan Uni Eropa.”

Untuk masuk kualifikasi perdagangan pasar bebas, komposisi sebuah produk otomotif Uni Eropa adalah 55 persen kandungannya berupa konten lokal, berasal dari salah satu negara yang bergabung dalam kemitraan itu.

Sementara kondisi komponen otomotif buatan Britania Raya setelah putusan Brexit akan menyandang label “bukan berasal dari Uni Eropa” atau “bukan produk orisinal Uni Eropa”.

Di sisi lain, kondisi pasar otomotif dalam negeri Inggris sendiri bisa-bisa terancam. Mungkin saja bakal  mengalami kondisi keterbatasan suplai material, dan untuk memasukkan komponen sampai suku cadang dari negara-negara Uni Eropa akan dikenai pajak tinggi.

Begitu pula untuk kelangsungan ekspor produk. Selama ini, beberapa negara dalam kawasan perdagangan bebas Uni Eropa yang menyerap produk-produk otomotif Inggris dalam kuantitas besar antara lain Korea Selatan, Afrika Selatan, serta Kanada. Dikhawatirkan pasar potensial ini bakal terlepas pula.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hadapi SUV Terra, Mitsubishi Tetap Santai

Hadapi SUV Terra, Mitsubishi Tetap Santai

Otomotif | Kamis, 31 Mei 2018 | 11:27 WIB

Korlantas: Tol Pemalang Siap Dipakai Mudik

Korlantas: Tol Pemalang Siap Dipakai Mudik

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 19:51 WIB

Kesiapan Penunjang Kelancaran Arus Mudik Baru 80 Persen

Kesiapan Penunjang Kelancaran Arus Mudik Baru 80 Persen

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 12:28 WIB

Terkini

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 17:50 WIB

KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati

KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 17:48 WIB

Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri

Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 17:48 WIB

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak

Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029

Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 17:38 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 17:21 WIB

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 17:15 WIB

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 17:02 WIB

×