Terbukti : Sistem Pengereman Otomatis Tekan Angka Kecelakaan

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 22 Agustus 2018 | 16:15 WIB
Terbukti : Sistem Pengereman Otomatis Tekan Angka Kecelakaan
Ilustrasi deteksi kendaraan R4 kekinian [Shutterstock].

Suara.com - Kemajuan teknologi telah merambah segala bidang, tidak terkecuali industri otomotif. Salah satu yang paling hits adalah Autonomous Emergency Braking (AEB) atau sistem pengereman otomatis pada kendaraan roda empat (R4).

Bahkan berdasarkan data Thatcham Research yang dipetik dari Departemen Transportasi dan Pusat Penelitian Inggris, sebanyak 2.500 kecelakaan bisa terhindarkan berkat sistem AEB yang dipasang pada tunggangan R4.

Selain itu, pelitian ini menyatakan ada sekitar 1.000 nyawa per tahun berhasil diselamatkan berkat teknologi AEB. Dan diprediksi, dalam sepuluh tahun ke depan mampu menyelamatkan lebih dari 120.000 korban dengan presentase 38 persen pengurangan kecelakaan di Inggris.

"Dengan jumlah kecelakaan yang meningkat dari tahun ke tahun, kemampuan AEB yang terbukti mampu menghindari dan mengurangi tabrakan. Ini tidak boleh diabaikan," kata Matthew Avery, Direktur Thatcham Research, dikutip dari Autoevolution, Selasa (21/08/2018).

Prinsip kerja Lidar pada AEB [Sumber: Autoevolution].
Prinsip kerja Lidar pada AEB [Sumber: Autoevolution].

Untuk saat ini, beberapa pabrikan R4 telah mengembangkan teknologi AEB. Namun belum ada undang-undang yang mengatur fitur itu menjadi sebuah peranti standar atau wajib pasang.

Sebagai wacana, fitur AEB akan melakukan pengereman secara otomatis dalam situasi yang dianggap kritis. Sebelumnya pengemudi akan diberi sebuah peringatan bila akan terjadi tabrakan.

Namun bila tidak respon dari pengemudi maka AEB akan segera mengambil alih untuk meminimalkan tabrakan. Kebanyakan sistem AEB pada kendaraan R4 dilengkapi fitur pendukung seperti kamera, radar, sampai lidar untuk mendeteksi potensi bahaya di depan mobil.

Penggunaan lidar (light detection and ranging) sendiri adalah temuan canggih berupa teknologi sensor jarak jauh yang memanfaatkan properti cahaya tersebar untuk menemukan informasi dari sebuah obyek sebagai target. Jarak ditentukan dengan menghitung waktu saat transmisi pulsa dipancarkan dan sinyal terdeteksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Elon Musk Disarankan Untuk Segera Mundur

Elon Musk Disarankan Untuk Segera Mundur

Otomotif | Rabu, 22 Agustus 2018 | 14:00 WIB

GIIAS Makassar 2018, Pentas Otomotif Indonesia Timur Resmi Dibuka

GIIAS Makassar 2018, Pentas Otomotif Indonesia Timur Resmi Dibuka

Otomotif | Selasa, 21 Agustus 2018 | 11:18 WIB

Toyota Bangga Ikut Ambil Bagian dalam Asian Games 2018

Toyota Bangga Ikut Ambil Bagian dalam Asian Games 2018

Otomotif | Senin, 20 Agustus 2018 | 02:30 WIB

Mitos atau Bukan : Mesin Turbo Perlu Pelumas Khusus?

Mitos atau Bukan : Mesin Turbo Perlu Pelumas Khusus?

Otomotif | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 17:30 WIB

Terkini

Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik

Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:11 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:05 WIB

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:33 WIB

Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis

Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:30 WIB

Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang

Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:45 WIB

Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton

Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:10 WIB

Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge

Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:31 WIB

Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi

Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:42 WIB

Suzuki Fronx Teranyar Siap Minum Etanol Murni, Rilis Dalam Waktu Dekat

Suzuki Fronx Teranyar Siap Minum Etanol Murni, Rilis Dalam Waktu Dekat

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:33 WIB

Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi

Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi

Otomotif | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:39 WIB