Catat: Begini Tindakan Peretas atas Mobil Keyless !

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 12:00 WIB
Catat: Begini Tindakan Peretas atas Mobil Keyless !
Ilustrasi peretas [Shutterstock].

Suara.com - National Statistic Office di Britania Raya menyebutkan bahwa sejak 2014, terjadi peningkatan 19 persen kejahatan kendaraan roda empat (R4) serta 29 persen kasus berkait R4. Hal yang mengherankan, mengingat teknologi penguncian mobil agar aman dari tangan jail terus berkembang.

Kini, kunci biasa serasa sudah lama terlupakan, demikian pula remote fob. Era keyless atau tanpa kunci tengah berjaya. Namun tindak kejahatan atas tunggangan R4 termasuk pencurian terus marak, demikian dilansir Daily Mail berdasarkan narasumber dari MoneySupermarket.

Rupanya, para peretas digital kini mampu beraksi semakin canggih, termasuk mendapatkan akses ke kendaraan korban meski harus beroperasi dari jarak jauh.

Berikut adalah beberapa modus yang perlu diwaspadai pemilik kendaraan roda empat (R4) dengan sistem keyless atau tanpa kunci. Serta tipsnya.

1. Peretas membuat penguatan relay kendaraan Anda

Sinyal kunci mobil Anda tidak bisa mencapai mobil dari dalam rumah, akan tetapi peretas menggunakan "kotak relay" untuk meningkatkan kekuatan sinyal dari kunci mobil Anda. Sinyal ini bisa "ditiru" secara tepat. BIla perlu dilakukan jamming.

Agar aman: nonaktifkan sinyal utama ,bila mobil tak digunakan dan simpan dalam wadah untuk memblokir sinyal.

2. Aplikasi cacat remote control

Berupa aplikasi pelacakan kendaraan terintegrasi dengan teknologi milik peretas. Bila mobil terhubung dengan internet, lantas server diubah konfigurasinya, maka peretas langsung bisa beraksi.

baca juga

Agar aman: pastikan di tempat Anda membeli mobil bahwa remote control beroperasi dengan baik dan anti jamming, tahan terhadap ubahan, serta sensor spesifik.

3. Phishing telepon

Jika Anda menggunakan wi-fi di mobil Anda, peretas mungkin bisa mengaksesnya melalui skema phishing. Mereka lalu mengirim email dengan tautan ke situs web dan aplikasi  yang menyedot data, bahkan mungkin bisa mengendalikan aplikasi di ponsel Anda yang berinteraksi dengan kendaraan.

Agar aman: berhati-hatilah saat membuka email dari pengirim yang tidak dikenal dan jangan buka tautan di email jika Anda tidak tahu sumbernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Obituari: Paul Allen, Pendiri Microsoft Wafat karena Kanker

Obituari: Paul Allen, Pendiri Microsoft Wafat karena Kanker

Tekno | Selasa, 16 Oktober 2018 | 09:30 WIB

Dua Pekan Lagi : Debut Dunia Hyundai Santro

Dua Pekan Lagi : Debut Dunia Hyundai Santro

Otomotif | Minggu, 14 Oktober 2018 | 14:15 WIB

Teknologi Ini Diklaim Bisa Menjadi Pengganti Lampu Lintas

Teknologi Ini Diklaim Bisa Menjadi Pengganti Lampu Lintas

Otomotif | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 16:00 WIB

Terkini

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:05 WIB

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:04 WIB

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Barang Terus Bertambah, Tapi Mengapa Rasa Cukup Justru Hilang?

Barang Terus Bertambah, Tapi Mengapa Rasa Cukup Justru Hilang?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

BRI Sabet 3 Gelar Sekaligus dan Kukuhkan Puncak Fortune Indonesia 5 Tahun Beruntun

BRI Sabet 3 Gelar Sekaligus dan Kukuhkan Puncak Fortune Indonesia 5 Tahun Beruntun

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 18:57 WIB

Auman Singa Mesopotamia, Presiden Iran Ubah Sidang Umum PBB Jadi Arena Lawan AS

Auman Singa Mesopotamia, Presiden Iran Ubah Sidang Umum PBB Jadi Arena Lawan AS

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:53 WIB

Indonesia Comic Con Rayakan Satu Dekade, Digelar 34 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran

Indonesia Comic Con Rayakan Satu Dekade, Digelar 34 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:52 WIB

The Telkom Hub Capai Net Zero Emisi, 66 Lokasi PoP Telkom Gunakan 21% Energi Terbarukan

The Telkom Hub Capai Net Zero Emisi, 66 Lokasi PoP Telkom Gunakan 21% Energi Terbarukan

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:50 WIB

Demokrat Dukung Usulan Pemilu Dipisah: Tiket Pilpres Sebaiknya Hasil dari Pileg

Demokrat Dukung Usulan Pemilu Dipisah: Tiket Pilpres Sebaiknya Hasil dari Pileg

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:47 WIB

×