Menperin : Motor Listrik di Indonesia Masih Studi

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Menperin : Motor Listrik di Indonesia Masih Studi
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto naik motor saat pembukaan Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (31/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Negara lain menerapkan subsidi, sedangkan di Tanah Air belum bisa dilakukan hal serupa.

Suara.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan motor listrik di Indonesia saat ini masih berbentuk prototype. Oleh karena itu dirinya mengatakan, untuk saat ini belum ada regulasi terkait motor listrik.

"Kalau itu (motor listrik) masih prototype. Kita sedang ada studi, terutama teknologi sistem baterai," ujar Airlangga Hartarto, saat dijumpai dalam gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018, di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, serta mencoba jok beberapa produk roda dua (R2).

Selain itu, Airlangga Hartarto menambahkan, dari segi harga motor listrik lebih mahal dari motor bensin biasa. Kalau di negara lain diberi subsidi, sedangkan pemerintah Indonesia tidak bisa memberikan subsidi itu.

"Kalau kami ingin mendorong dengan insentif lain. Mungkin Ppnbm nya akan diturunkan," terangnya.

Ditanyai apakah regulasi motor listrik masuk kedalam perpres atau regulasi baru, Airlangga hartarto mengatakan regulasi ini masuk ke Kemenkeu, kemudian masuk ke perpres.

"Jadi sekarang masih dibahas," demikian tutupnya.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS