Britania Raya Bakal Luncurkan Undang - undang Swakemudi

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 14 November 2018 | 20:00 WIB
Britania Raya Bakal Luncurkan Undang - undang Swakemudi
Ilustrasi salah satu konsep mobil swakemudi [Shutterstock].

Suara.com - Di antara langkah-langkah konkret menuju masa depan, pemerintah Inggris serta Britania Raya secara keseluruhan tengah menyiapkan sebuah badan konsultasi khusus. Yaitu tentang persiapan menuju implementasi kendaraan swakemudi yang selaras undang-undang lalu lintas.

Dilansir dari Motoring Research, Komisi Hukum Inggris, sebuah badan independen yang bertujuan merumuskan putusan secara relevan dan adil menggarap reformasi hukum berkait kendaraan swakemudi.

Hasilnya akan dijadikan langkah awal dalam mengenalkan kendaraan swakemudi, bagaimana hukum jalan raya atau lalu-lintas diterapkan, dengan peninjauan akan dilangsungkan tiga tahun kemudian.

Hal yang paling dikedepankan adalah menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Pemerintah siap memberlakukan skema jaminan keselamatan baru untuk mobil swakemudi, serta pembentukan cabang investigasi kecelakaan untuk menyelidiki insiden serius.

Selain itu, untuk menjawab pertanyaan yang paling sering dilontarkan calon konsumen, maka pelatihan tambahan akan diberikan kepada calon pengemudi kendaraan ini (yaitu sistem otonom atau swakemudi sendiri), serta tes independen untuk memantau kelayakan jalan mobil otomatis.

Beberapa "setting" yang mesti dilakukan adalah mendikte sistem swakemudi dengan masukan dari pengguna, seperti tidak boleh menaiki trotoar, harus berhenti atau bergerak perlahan bila berdampingan dengan sekelompok pejalan kaki.

Dan paling penting nantinya adalah menentukan siapa yang bersalah bila terjadi tabrakan. Apakah pemilik ikut bertanggung jawab, bagaimana bila jatuh korban, dan seterusnya.

"Kendaraan swakemudi akan memiliki efek transformatif di mana kita melakukan perjalanan, standar hidup kita dan ekonomi yang lebih luas," kata Komisaris Hukum, Nicholas Paines.

"Kami ingin mendengar dari para pemangku kepentingan dan masyarakat tentang cara menciptakan lingkungan di mana teknologi ini bisa berkembang sekaligus menjaga keamanan publik," tandasnya.

baca juga

Harapan pemerintah Inggris tentu saja langkah-langkah konkret menuju masa depan,  dengan hukum jelas bagi kendaraan-kendaraan swakemudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Astaga ! Mobil Swakemudi Diprediksi Bisa Dijadikan Hotel "Nakal"

Astaga ! Mobil Swakemudi Diprediksi Bisa Dijadikan Hotel "Nakal"

Otomotif | Rabu, 14 November 2018 | 13:45 WIB

Sepertiga Pengemudi Beri Alasan Macet  Bila Terlambat

Sepertiga Pengemudi Beri Alasan Macet Bila Terlambat

Otomotif | Selasa, 13 November 2018 | 11:00 WIB

Toyota Jalin Kesepakatan Tingkatkan Keamanan Swakemudi

Toyota Jalin Kesepakatan Tingkatkan Keamanan Swakemudi

Otomotif | Selasa, 13 November 2018 | 10:00 WIB

Terkini

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:50 WIB

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:49 WIB

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 14:48 WIB

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:47 WIB

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:45 WIB

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

×