Matrial Serat Karbon Disebut Lebih Kuat untuk Bodi Mobil

Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan
Matrial Serat Karbon Disebut Lebih Kuat untuk Bodi Mobil
Ilustrasi uji coba tabrak. [Shutterstock]

Divisi mobil berperforma tinggi Volvo belum lama ini melakukan uji tabrak mobil listrik terbarunya.

Suara.com - Divisi mobil berperforma tinggi Volvo belum lama ini melakukan uji tabrak mobil listrik terbarunya, Polestar 1 yang berlapis serat karbon. Pengujian ini sengaja dilakukan untuk melihat hasil dari serat karbon jika mengalami tabrakan keras pada kecepatan 56 km/jam.

Hasilnya, serat karbon ternyata mampu mempertahankan struktur bodi tanpa tanda-tanda patah atau bengkok. Terlebih pada area kap mesin dan panel pintunya.

"Kami sangat antusias dengan uji tabrak ini. Hal ini membuktikan tentang hal-hal yang belum kami ketahui sebelumnya," ucap CEO Polestar, Thomas Ingenlath, dikutip dari Auto Evolution, Senin (19/11/2018).

Dalam hal ini pabrikan mobil asal Swedia tersebut ingin menunjukkan bila serat karbon selain memiliki bobot yang ringan ternyata juga menawarkan kekuatan yang baik. Karena kekuatannya itu, serat karbon kerap dijadikan material pembentuk bodi atau beberapa komponen pada mobil berperforma tinggi.

Rencananya Polestar 1 dijadwalkan mulai dijual pada tahun 2019 mendatang. Mobil tersebut mengandalkan sumber tenaga dari paduan motor listrik dan mesin pembakaran internal atau hybrid (plug-in hybrid).

Pada bagian penggerak roda belakangnya akan tersematkan dua motor listrik yang mendapat pasokan daya listrik dari baterai berkapasitas 34 kWh. Sementara bila ditambah dengan kekuatan mesinnya akan mampu menghasilkan daya hingga 600 dk dan torsi maksimum mencapai 1.000 Nm.

Polestar 1 akan ditawarkan dengan harga 155 ribu dolar Amerika atau sekitar dengan Rp 2,2 miliar.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS