Kendaraan Listrik di Indonesia: Tinggal Tunggu Momentum

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 07 Januari 2019 | 10:16 WIB
Kendaraan Listrik di Indonesia: Tinggal Tunggu Momentum
Petugas melakukan uji coba motor listrik untuk operasional petugas pengamanan di Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Fakhri Hermansyah].

Suara.com - Di luar negeri dunia otomotif dihangatkan oleh produk-produk tereletrifikasi dan Electric Vehicle (EV) alias mobil listrik. Serta aneka ujicoba kendaraan swakemudi alias otonom. Lantas bagaimana di dalam negeri sendiri? Diperkirakan bakal ramai pula. Apalagi sektor kendaraan roda dua (R2) bertenaga listrik.

Berikut adalah pandangan Yannes Martinus Pasaribu, dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) sekaligus pengamat otomotif, seperti dikutip dari kantor berita Antara beberapa waktu lalu.

Bahwa penantian akan regulasi kendaraan listrik 2019 diperkirakan akan menjadi momentum hadirnya era baru bermacam kendaraan dengan energi terbarukan di Indonesia.

Sebagai catatan, dalam waktu dekat pemerintah akan segera menyelesaikan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang kendaraan listrik.

Dikutip dari kantor berita Antara, pada pengujung 2018 (5/12/2018), Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memaparkan bahwa rancangan Peraturan Presiden tentang kendaraan bermotor listrik ditargetkan akan selesai pada awal 2019.

"Ya targetnya (selesai) awal 2019," demikian ungkapnya saat itu.

Pengamat otomotif Yannes Martinus Pasaribu menukas, bila regulasi untuk kendaraan listrik di Indonesia sudah jelas, maka besar kemungkinan penjualan di sektor ini bakal melonjak.

Ia pun mengambil contoh keberadaan Low Cost Green Car (LCGC) yang marak sekitar lima tahun silam.

"Contohnya, dahulu 2013 - 2014 pada zaman Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, yang mengeluarkan kebijakan LCGC. Penjualan sektor itu langsung naik, karena anak milenial langsung tertarik produk LCGC. Nah kini bakal keluar aturan baru untuk kendaraan listrik, pasti banyak anak-anak generasi muda yang tertarik, karena mereka concern terhadap teknologi," papar Yannes Martinus Pasaribu.

baca juga

Bila nantinya aturan soal kendaraan listrik ituu telah rampung dan terealisasi, ia memprediksi pasar otomotif Tanah Air akan diwarnai dengan kemunculan berbagai sepeda motor listrik atau kendaraan R2 listrik dengan harga yang menarik.

Produsen R2 listrik diperkirakan membidik segmen generasi milenial, yang berada di rentang usia 26 - 35 tahun, sekitar 50 persen dari pangsa pasar. Serta generasi Z, di usia antara 17 - 25 tahun, sekitar 20 persen dari pangsa pasar.

Jika tren kendaraan listrik nantinya berlangsung positif, dan pemerintah konsisten dalam menjalankan kebijakan kendaraan ramah lingkungan seperti stasiun pengisian ulang atau recharging station di berbagai lokasi fasilitas umum dan harga produk terjangkau ditambah berbagai kemudahan termasuk sektor harga terjangkau, pakar otomotif serta pengajar dari ITB itu optimistis jumlah pelaku bisnis kendaraan listrik juga akan semakin berkembang.

Mari nantikan kedatangan era kendaraan listrik yang lebih marak di Tanah Air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asyik, Indonesia Akhirnya Punya Fasilitas Berbagi Motor !

Asyik, Indonesia Akhirnya Punya Fasilitas Berbagi Motor !

Otomotif | Kamis, 03 Januari 2019 | 20:00 WIB

Bocor: Tampang Skutik Penantang Vespa

Bocor: Tampang Skutik Penantang Vespa

Otomotif | Kamis, 03 Januari 2019 | 18:00 WIB

Line-up 2019:  Cara India Galakkan Produk Otomotif Listrik

Line-up 2019: Cara India Galakkan Produk Otomotif Listrik

Otomotif | Kamis, 20 Desember 2018 | 15:00 WIB

Terkini

Pramono Minta Demo BEM UI di Bundaran HI Tak Anarkis: Happy-Happy Saja

Pramono Minta Demo BEM UI di Bundaran HI Tak Anarkis: Happy-Happy Saja

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:57 WIB

Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kebakaran Landa Permukiman Padat di Menteng Jakpus, 16 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Landa Permukiman Padat di Menteng Jakpus, 16 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:44 WIB

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:10 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05 WIB

×