Ini Alasan Kawasaki Andalkan Sistem Karburator pada W175 Cafe

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Ini Alasan Kawasaki Andalkan Sistem Karburator pada W175 Cafe
Kawasaki W175 Cafe yang mengandalkan karburator [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Ternyata putusan ini didasarkan pada survei pelanggan, yang memiliki kegemaran tertentu.

Suara.com - PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) resmi meluncurkan W175 varian terbaru, yaitu W175 Cafe , pada Senin (14/2/2019), di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. Mengusung gaya Cafe Racer, produsen sepeda motor yang identik dengan produk-produk warna hijau ini masih mempertahankan versi karburator .

Menurut PT KMI, sistem karburator sejauh ini masih menjadi pilihan bagi para konsumen W175 ketimbang sistem injeksi yang lebih modern.

"Ada alasannya. Karena dari survei kami terhadap customer, masih pilih karburator karena mudah diotak-atik," demikian kata Head and Sales Promotion PT KMI Michael C Tanadhi, di Jakarta Selatan.

Meski masih memakai teknologi karburator, Kawasaki rupanya cukup optimistis bila model yang diluncurkan saat ini akan mendapat respon positif di pasar.

"Kami optimistis karena tren retro tengah booming saat ini. Khusus untuk W175 kami targetkan 15 ribu unit per tahun. Dan W175 standar sebanyak 12 ribu unit," terang Michael C. Tanadhi.

Kawasaki W175 Cafe sendiri saat ini masih mengandalkan mesin 4 stroke, SOHC, satu silinder, dan berpendingin udara. Sementara powernya tetap di kisaran 13 ps pada 7.500 rpm dan torsi maksimum 13,2 Nm pada 6.000 rpm.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS