Kuartal Pertama 2019, Penjualan GM dan FCA Turun

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 03 April 2019 | 10:35 WIB
Kuartal Pertama 2019, Penjualan GM dan FCA Turun
Markas General Motors di Detroit, Amerika Serikat [Shutterstock].

Suara.com - Dua perusahaan otomotif Amerika Serikat, yaitu Fiat Chrysler Automobiles (FCA) dan General Motors (GM) menyatakan bahwa penjualan produksi mereka mengalami penurunan pada kuartal pertama 2019.

Dikutip dari kantor berita Antara pada Rabu (3/4/2019), Fiat Chrysler Automobiles yang merupakan perusahaan patungan antara Italia dan Amerika Serikat melaporkan penurunan tiga persen dalam penjualan mobil di Amerika Serikat pada kuartal pertama 2019.

Sedangkan General Motors sebagai raksasa otomotif Negeri Paman Sam mengalami penurunan tujuh persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2018.

Laporan dari Fiat Chrysler Automobiles, penurunan terbesar terjadi pada merek Jeep, yang mencapai tujuh persen. Kemudian merek Dodge, yaitu sebesar enam persen. Akan tetapi di sisi lain, merek Ram mengalami lonjakan sebesar 21 persen, meski gagal untuk meningkatkan penjualan secara keseluruhan pada kuartal pertama. Total penjualan yang dicapai merek ini adalah 498.425 unit, sedangkan pada periode sama pada 2018 hasil yang dicapai sebanyak 514.769 unit.

Ilustrasi mobil Jeep Cherokee bikinan Fiat Chrysler (Shutterstock/Darren Brode).
Jeep Cherokee buatan Fiat Chrysler [Shutterstock].

Meski demikian, Reid Bigland, Kepala Penjualan FCA Amerika Serikat menyatakan optimisme bahwa produk-produknya bakal mendongkrak penjualan perusahaan secara keseluruhan.

"Penjualan merek Ram dan harga penjualan rata-rata kami terus mnguat, sementara Jeep Gladiator pikap kami yang sangat dinanti-nantikan konsumen sudah siap melakukan debutnya di pasar bulan ini," demikian papar Reid Bigland.

Kemudian dari pihak General Motors, dilaporan bahwa penjualan mobil kuartal pertama 2019 mencapai 665.840 unit, atau turun dari pencapaian sebesar 715.794 unit dibandingkan periode yang sama pada 2018. Dan paling besar penurunan didapatkan dari Chevrolet dengan pencapaian sebesar 452.401 unit atau turun sebesar 7,8 persen dibandingkan kuartal pertama 2018.

"Namun kami optimistis pada penjualan pikap serta dan berharap untuk mendapatkan momentum penjualan sepanjang tahun," ujar Kurt McNeil, Wakil Presiden Direktur Penjualan General Motors Amerika Serikat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jatuh Tempo Pinjaman Fiat Chrysler Nyaris Menyentuh Rp 100 Triliun

Jatuh Tempo Pinjaman Fiat Chrysler Nyaris Menyentuh Rp 100 Triliun

Otomotif | Minggu, 31 Maret 2019 | 21:30 WIB

General Motors Hentikan Produksi Chevrolet Cruze

General Motors Hentikan Produksi Chevrolet Cruze

Otomotif | Rabu, 06 Maret 2019 | 08:30 WIB

Bos Tesla Tetap Tertarik Beli Pabrik General Motors

Bos Tesla Tetap Tertarik Beli Pabrik General Motors

Otomotif | Selasa, 18 Desember 2018 | 11:30 WIB

Terkini

Usman Hamid: Pemenjaraan Demonstran Bisa Membungkam Suara Kritis Anak Muda

Usman Hamid: Pemenjaraan Demonstran Bisa Membungkam Suara Kritis Anak Muda

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya

Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Kepemimpinan Prabowo-Gibran Dinilai Hancurkan Hak Difabel

Kepemimpinan Prabowo-Gibran Dinilai Hancurkan Hak Difabel

Sulsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Urutan Skincare Sariayu untuk Kulit Berjerawat, Ini 4 Produknya

Urutan Skincare Sariayu untuk Kulit Berjerawat, Ini 4 Produknya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Upaya Sensor Konten Karhutla Demi Citra, Guru Besar UII Sebut Tindakan Bodoh dan Kontraproduktif

Upaya Sensor Konten Karhutla Demi Citra, Guru Besar UII Sebut Tindakan Bodoh dan Kontraproduktif

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Greenpeace Bentangkan Spanduk di Monumen Selamat Datang: Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?

Greenpeace Bentangkan Spanduk di Monumen Selamat Datang: Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:50 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran: Pemerintah Kuasai Kembali 6,2 Juta Hektare Hutan dan Setor Rp52 Triliun

2 Tahun Prabowo-Gibran: Pemerintah Kuasai Kembali 6,2 Juta Hektare Hutan dan Setor Rp52 Triliun

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:47 WIB

5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal

5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Bagaimana Cara Adopsi Anak di Indonesia? Cek Syarat dan Tahapannya

Bagaimana Cara Adopsi Anak di Indonesia? Cek Syarat dan Tahapannya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Kenichi Suzumura Alami Adjustment Disorder, Agensi Putuskan Bubar pada 2027

Kenichi Suzumura Alami Adjustment Disorder, Agensi Putuskan Bubar pada 2027

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:45 WIB

×