Begini Kesan Pertama Cicipi Gokart Listrik Segway Ninebot

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 11 Mei 2019 | 16:00 WIB
Begini Kesan Pertama Cicipi Gokart Listrik Segway Ninebot
Segway Ninebot, mulai otoped listrik sampai gokart listrik pun tersedia [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - SVI Group, secara resmi mengumumkan distribusi skuter listrik Segway Ninebot untuk Indonesia pada Jumat (10/5/2019) di Melodia Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Bersamaan dengan seremoni pemasaran skuter listrik Segway itu, SVI Group sekaligus memperkenalkan jajaran produk baru yang dimiliki. Antara lain adalah Kickscooter ES2, Kickscooter ES4, Drift W1, S Pro, dan Gokart Kit.

Salah satu yang menarik perhatian Suara.com adalah Segway Ninebot Gokart. Maklum, gokart secara umum merupakan peranti sport single seater sebagai cikal bakal siapa saja yang ingin mendalami balap ini secara berjenjang. Ujungnya mengerucut menjadi balap Formula 3, Formula 2, bahkan Formula One alias F1. Seru bukan?

Lantas bagaimana cita rasa gokart bila menggunakan tenaga listrik?

Inilah yang mendorong Suara.com untuk ikut tekan pedal gokart listrik Segway Ninebot.

Saat dijajal, pengoperasian Gokart listrik ternyata tidak begitu sulit. Tunggangan ini sangat mirip dengan gokart konvensional, dengan jok driver diapit keempat roda serta dimensi keseluruhan berukuran mini. Tersedia pula dua pedal, pada sisi kanan dan kiri.

Pedal kanan berfungsi untuk menjalankan gokart, sementara pedal di bagian kiri digunakan sebagai rem. Selanjutnya, cukup geber atau tekan pedal gas dalam-dalam seperti gokart konvensional.

Tidak hanya maju ke depan, Gokart listrik ini rupanya juga bisa berjalan mundur. Caranya, pengemudi cukup menginjak pedal rem sebanyak dua kali, kemudian kembali tekan pedal gas untuk berjalan mundur.

Dan soal suara, tentu saja bebas dari mesin khas gokart yang biasa digunakan dalam berbagai kejuaraan single seater kategori karting.

baca juga

Untuk kecepatan, gokart listrik racikan Segway Ninebot rupanya bisa diatur melalui aplikasi. Terdapat tiga mode berkendara, yaitu mode New Rider yang sanggup melaju hingga 8 km per jam, mode Normal sampai 18 km, dan ini yang ditunggu-tunggu, mode Sport dengan kecepatan 25 km per jam.

Secara keseluruham gokart listrik cukup membantu untuk mobilitas sehari-hari. Terlebih model ini bisa dibongkar pasang sesuai kebutuhan.

Untuk memiliki Segway Ninebot Gokart, konsumen harus membeli Segway Mini Pro sebagai penggerak dan juga Gokart Kit. Masing-masing dihargai Rp 10.926 untuk Mini Pro, serta Rp 11.745 untuk Gokart Kit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skuter Listrik Segway Ninebot Resmi Hadir di Indonesia

Skuter Listrik Segway Ninebot Resmi Hadir di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 10 Mei 2019 | 22:43 WIB

Hamilton Yakin, Konflik dengan Rosberg Tak Terulang Kepada Bottas

Hamilton Yakin, Konflik dengan Rosberg Tak Terulang Kepada Bottas

Sport | Jum'at, 10 Mei 2019 | 12:40 WIB

Viral! Mobil Tim F1 Ferrari Melintas di Jalanan Indonesia

Viral! Mobil Tim F1 Ferrari Melintas di Jalanan Indonesia

Sport | Kamis, 02 Mei 2019 | 13:24 WIB

Terkini

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×