Soal Ninja Bertenaga Listrik, Begini Kata Kawasaki

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Soal Ninja Bertenaga Listrik, Begini Kata Kawasaki
Kawasaki W175 Cafe yang mengandalkan karburator [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Belum berniat memasukkan Ninja bertenaga listrik ke Tanah Air, namun rancangan motor listrik sudah dipatenkan.

Suara.com - Kawasaki Indonesia tampaknya masih adem ayem menghadapi era kendaraan listrik. Padahal seperti diketahui, produsen roda dua yang identik dengan warna hijau ini sudah mengembangkan Ninja bertenaga listrik di tingkat global.

Kawasaki New Ninja 250 di IMOS 2018 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Kawasaki New Ninja 250 di IMOS 2018. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Menanggapi hal ini, Michael Tanadi, Head and Sales Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), masih belum mau berkomentar terlalu jauh. Ia hanya mengatakan, penanaman mesin listrik di tubuh motor sport belum begitu diperlukan.

"Saat ini (pembuatan Ninja bertenaga listrik) belum kami pikirkan. Motor listrik sendiri belum ada pengaruh ke kami, karena mungkin dari sisi fasilitas juga belum optimal," ungkapnya di ajang Jakarta Fair, Jakarta International Expo (JIExpo), kawasan Kemayoran, Jakarta, Sabtu (25/5/2019).

Sebenarnya, motor sport bertenaga listrik bisa saja menjadi pendongkrak penjualan PT KMI di tengah merosotnya penjualan motor di segmen sport. Terlebih ada kompetitor yang sukses membukukan pemesanan ribuan unit motor listrik dalam pameran otomotif yang hanya berlangsung 11 hari ini.

"Penjualan motor sport sedikit turun sekitar empat persen. Akan tetapi, kalau dibandingkan tahun lalu, bisa dibilang tidak seimbang. Karena saat itu, Kawasaki meluncurkan dua produk baru, Ninja 250 dan W175. Penjualannya di-push di awal-awal, jadi menurun di belakangan ini," tandasnya.

Sebelumnya mengutip Electrek,Kawasaki yang asal Jepang ini baru saja mengajukan hak paten untuk sepeda motor listrik rancangan mereka. Diduga, motor listrik itu adalah Ninja yang selama ini memang menjadi andalan Kawasaki.

Keunggulan yang ditawarkan Kawasaki adalah baterai yang mudah ditukar. Terlihat bahwa bingkai tubular memang masih konvensional, namun dirancang agar bisa dilepas dengan mekanisme engsel atau kait.

Terlihat pada gambar paten, sisi frame terlihat menyisakan ruang terpisah kosong di bawah tangki. Hal ini memungkinkan rak baterai bisa dengan mudah dikeluarkan dan diganti dengan baterai yang sudah terisi penuh.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS