Jualan Lesu, Produsen Otomotif Pangkas Pegawai Sampai Tutup Pabrik

Selasa, 11 Juni 2019 | 19:00 WIB
Jualan Lesu, Produsen Otomotif Pangkas Pegawai Sampai Tutup Pabrik
Ilustrasi pabrik pembuatan mobil [Shutterstock].

Suara.com - Produsen otomotif asal Amerika Serikat (AS), China, Kanada, Jerman, dan Inggris telah mengumumkan sedikitnya ada 38 ribu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam enam bulan terakhir. Meski begitu, Chief Executive Officer (CEO) Daimler AG, Dieter Zetsche, jumlah ini sejatinya masih tahap awal.

Ilustrasi pabrik mobil. [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]
Ilustrasi pabrik mobil. [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]

"Ini mungkin hanya permulaan," ujar Dieter Zetsche, seperti dikutip dari Bloomberg.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa akan ada pengurangan biaya dalam beberapa saat mendatang. Langkah ini terpaksa diambil sebagai strategi menghadapi pergolakan industri otomotif yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Industri pada saat ini tengah menghadapi sebuah penurunan signifikan. Apa yang terjadi di China, menurunnya tingkat permintaan, adalah kejutan yang tidak diduga," kata John Murphy, seorang analis Bank of America Merrill Lynch di sebuah forum di Detroit, Amerika Serikat.

Beberapa perusahaan bahkan telah melakukan cara lain untuk mengurangi jumlah pengeluaran perusahaan. Di antaranya melakukan sistem shifting sampai menutup pabrik di beberapa negara.

Penjualan yang lesu di dua pasar mobil terbesar dunia, China dan Amerika Serikat, serta inovasi mobil listrik menjadi persoalan utama industri otomotif global.

Menurut LMC Automotive, penjualan global untuk mobil kecil atau jenis light vehicle mengalami penurunan sebesar 0,5 persen pada 2018 menjadi 94,8 juta, yang turut menandai turunnya pendapatan tahunan pertama dalam penjualan global sejak 2009. Morgan Stanley memproyeksikan pada Januari 2019 terjadi penurunan sebesar 0,3 persen. Akan tetapi, perlambatan yang lebih cepat dari perkiraan terjadi di pasar China.

"Semuanya ada dalam pengawasan," papar CEO Daimler, Dieter Zetsche, saat menutup pertemuan tahunan di Berlin, Jerman.

Baca Juga: Kebijakan Tarif Baru Amerika Serikat Berdampak pada Industri Otomotif

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI