Warganya Gemar Kegiatan Otomotif, Polres Tapin Siapkan Ini

RR Ukirsari Manggalani
Warganya Gemar Kegiatan Otomotif, Polres Tapin Siapkan Ini
Seorang dragracer tengah beraksi di atas dragbike di Northamptonshire, Inggris. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Menyambut ultah Kepolisian RI, Polres Tapin siap gelar dua kejuaraan cabang olah raga otomotif.

Suara.com - Aksi kebut-kebutan di jalan raya, atau tak mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara sudah bukan zamannya lagi. Di ruas umum, sepeda motor dan mobil mesti dioperasikan sesuai ketentuan yang berlaku. Lantas di trek atau dalam wadah khusus, barulah kegiatan menggeber-geber tunggangan kesayangan dibolehkan.

Millennial Road Safety Festival digelar di Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur pada Minggu (10/3/2019). Berbagai kegiatan yang digelar Polrestabes Surabaya itu merupakan kampanye keselamatan dan tertib berlalu-lintas yang khusus ditujukan kepada kaum muda. [ANTARA FOTO/Didik Suhartono].
Millennial Road Safety Festival digelar di Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur pada Minggu (10/3/2019). Berbagai kegiatan yang digelar Polrestabes Surabaya itu merupakan kampanye keselamatan dan tertib berlalu-lintas yang khusus ditujukan kepada kaum muda. Sebagai ilustrasi ajakan tertib berlalu lintas dari Kepolisian RI [ANTARA FOTO/Didik Suhartono].

Hal itulah yang mendorong Polres Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimatan Selatan menggagas dua event balap motor, dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kepolisian RI yang dikenal dengan Hari Bhayangkara. Tahun ini, adalah perayaan HUT Bhayangkara ke-73.

Dikutip dari kantor berita Antara, dua kejuaraan yang digelar diberi titel "Bhayangkara Grasstrack Championship 2019" dan dilangsungkan dua hari (13-14/7/2019) di Sirkuit Balipat Binuang Tapin. Lantas acara selanjutnya bertajuk "Bhayangkara Dragbike Championship 2019", juga dipentaskan dua hari (20-21/7/2019) di Sirkuit Rantau Baru.

AKBP Bagus Suseno, Kapolres Tapin memamparkan bahwa kejuaraan olah raga otomotif ini digelar seiring tingginya minat pebalap di Kalimantan Selatan yang haus akan kejuaraan balap motor.

"Kami coba memberikan wadah bagi anak muda, khususnya yang hobi balapan motor agar bisa bertanding di jalur resmi yaitu sirkuit," papar AKBP Bagus Suseno, sebagaimana dikutip Antara, di Rantau, Selasa (25/6/2019).

Ia juga menyatakan bahwa kejuaraan balap motor itu diharapkan mampu menekan aksi balap liar di jalan raya yang kerap dilakukan kawula muda.

"Ajang ini sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat, agar selalu tertib berlalu lintas. Bagi yang hobi balapan, salurkanlah hobi di trek resmi, bukan jalan raya yang sangat membahayakan dan fatal akibatnya," tandas Bagus Suseno.

Adapun untuk kejuaraan grasstrack yang memperebutkan trophy Kapolres Tapin mempertandingkan 16 kelas, terdiri dari kelas utama dan kelas tambahan. Sementara dragbike tersedia 17 kelas, termasuk kategori khusus pelajar, serta perempuan.

Sebagai catatan, grasstrack, sesuai namanya, digelar di medan off-road tanpa peran aspal, sementara dragbike adalah adu geber paling kencang di trek lurus.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS