Kendaraan Listrik Kudu Keluarkan Suara, MAB Nyatakan Tak Masalah

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Selasa, 02 Juli 2019 | 14:00 WIB
Kendaraan Listrik Kudu Keluarkan Suara, MAB Nyatakan Tak Masalah
Bus listrik MD 12E dari PT Mobil Anak Bangsa (MAB). Bus listrik MAB sepanjang 12 m ini adalah versi produksi setelah perusahaan otomotif asli Indonesia itu mengembangkan tiga buah purwarupa. [Suara.com/Dok PT MAB]

Suara.com - Selama ini, salah satu hal yang mengganjal calon pengguna atau warga umum soal keberadaan mobil atau kendaraan listrik adalah kondisi senyapnya dapur pacu. Sehingga, tak ada luaran berupa suara dalam besaran tertentu (bisa dinyatakan dalam satuan decibel atau dB) sebagai indikator sebuah produk otomotif bertenaga listrik tengah melaju. Bisa mendatangkan rasa panik atau was-was, bila tahu-tahu si kendaraan sudah ada di hadapan atau samping kita.

Senada, pihak produsen kendaraan bertenaga listrik pun mengerti. Bahwa suara pada mobil dan motor listrik sejauh ini masih menjadi salah satu perdebatan. Pasalnya, laju kendaraan listrik yang senyap dianggap berbahaya bagi penggunan jalan lain.

Menanggapi hal ini, Bambang Tri Soepandji, Technical Director PT Mobil Anak Bangsa (MAB) menyampaikan, hal itu tidak menjadi masalah. Pasalnya MAB sudah siap dengan kebijakan yang akan ditetapkan terkait suara pada kendaraan listrik.

"Iya tidak ada masalah, suara itu tinggal kami pasang alatnya. Jadi, kami bisa mengikuti regulasi. Memang peraturannya kalau mobil berjalan di bawah 40 km harus ada suara," ujar Bambang Tri Soepandji, di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Bambang Tri Soepandji mengambil contoh, mungkin banyak juga yang sudah mendengar bila sepeda motor matik diberi suara seperti motor gede atau moge.

"Mungkin akan seperti itu, jadi tidak ada kesulitan," terang Bambang Tri Soepandji.

Sebagai informasi, PT MAB, Selasa (2/7/2019), baru saja menandatangani Service Procurement Agreement dengan PT Paiton Energy terkait penjualan bus listrik pertamanya di Indonesia.

Bersamaan dengan itu, MAB juga menandatangani nota kesepahaman dengan Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD). Dalam kesepahaman ini, MAB akan memasok bus listrik maupun kendaraan listrik lainnya sekaligus layanan purna jual dan suku cadang selama satu tahun ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ini, MAB Tanda Tangani Penjualan Bus Listrik Pertamanya

Hari Ini, MAB Tanda Tangani Penjualan Bus Listrik Pertamanya

Otomotif | Selasa, 02 Juli 2019 | 13:10 WIB

Sebentar Lagi, Peraturan Presiden Tentang Mobil Listrik Siap Terbit

Sebentar Lagi, Peraturan Presiden Tentang Mobil Listrik Siap Terbit

Otomotif | Jum'at, 28 Juni 2019 | 07:35 WIB

Kembangkan Mobil Hibrida di Indonesia, Toyota Kucurkan Rp 28,3 Triliun

Kembangkan Mobil Hibrida di Indonesia, Toyota Kucurkan Rp 28,3 Triliun

Otomotif | Jum'at, 28 Juni 2019 | 01:05 WIB

Terkini

Trio Motor Listrik United Turun Harga Hampir 50 Persen, Sekelas Nmax tapi Semurah Honda Beat

Trio Motor Listrik United Turun Harga Hampir 50 Persen, Sekelas Nmax tapi Semurah Honda Beat

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:50 WIB

8 Mobil Bekas 7-Seater dengan Pajak Ringan di Bawah 2 Juta, Cocok untuk Harian Keluarga

8 Mobil Bekas 7-Seater dengan Pajak Ringan di Bawah 2 Juta, Cocok untuk Harian Keluarga

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:06 WIB

Rupiah Terjun Bebas ke Level 17.500 Industri Otomotif Terancam Kehilangan Konsumen

Rupiah Terjun Bebas ke Level 17.500 Industri Otomotif Terancam Kehilangan Konsumen

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:57 WIB

5 Ciri-Ciri V-Belt Motor Matic Mau Putus, Jangan Tunggu sampai Mogok di Tengah Jalan

5 Ciri-Ciri V-Belt Motor Matic Mau Putus, Jangan Tunggu sampai Mogok di Tengah Jalan

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:11 WIB

Aktor Fast and Furious Sung Kang Gandeng MaxDecal Garap Industri Kreatif  Indonesia

Aktor Fast and Furious Sung Kang Gandeng MaxDecal Garap Industri Kreatif Indonesia

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:05 WIB

Pajak Cuma 1,5 Jutaan! 5 Mobil Bekas 2010 ke Atas yang Pas untuk Keluarga Kecil, Mulai 60 Juta

Pajak Cuma 1,5 Jutaan! 5 Mobil Bekas 2010 ke Atas yang Pas untuk Keluarga Kecil, Mulai 60 Juta

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:59 WIB

10 Mobil PHEV Terlaris April 2026, Merek China Kuasai Pasar Indonesia

10 Mobil PHEV Terlaris April 2026, Merek China Kuasai Pasar Indonesia

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:16 WIB

7 Mobil Bekas Raja Jalanan yang Harganya Jatuh, Cocok untuk Keluarga dengan Finansial Stabil

7 Mobil Bekas Raja Jalanan yang Harganya Jatuh, Cocok untuk Keluarga dengan Finansial Stabil

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:52 WIB

Motor Listrik Omoway OMO-X Tawarkan Stabilitas Berkendara Premium dengan Teknologi Suspensi Ganda

Motor Listrik Omoway OMO-X Tawarkan Stabilitas Berkendara Premium dengan Teknologi Suspensi Ganda

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:51 WIB

Bisa Tembus 1000 KM Wuling Eksion Mulai Goda Konsumen Bekasi Lewat Teknologi Hybrid

Bisa Tembus 1000 KM Wuling Eksion Mulai Goda Konsumen Bekasi Lewat Teknologi Hybrid

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06 WIB