Tak Tergerus Zaman, Ini 5 Keunggulan Mobil Bertransmisi Manual

Angga Roni Priambodo

Kamis, 04 Juli 2019 | 19:12 WIB
Tak Tergerus Zaman, Ini 5 Keunggulan Mobil Bertransmisi Manual
Ilustrasi transmisi mobil (Shutterstock).

Suara.com - Kendaraan roda empat sejak beberapa dekade silam bisa dibedakan menjadi dua jenis transmisi. Transmisi manual dan transmisi matic, yang sekarang makin banyak jenisnya.

Mobil matic memang memiliki keunggulan. Tak hanya praktis karena tak perlu repot-repot pindah gigi, mobil ini juga digemari lantaran lebih mudah dikendarai dari pada mobil manual. Namun demikian, apakah mobil manual tak punya keunggulan? Tentu tidak. Dilansir dari Car Throttle (16/10) berikut adalah keunggulan mobil manual dibandingkan mobil matic.

1. Lebih murah 

Mitsubishi Xpander. (mitsubishi-motors.co.id)
Ilustrasi Mitsubishi Xpander. (mitsubishi-motors.co.id)

Bukan rahasia lagi kalau mobil manual memiliki harga yang lebih murah. Sebagai contoh, dilihat dari situs resmi dari Mitsubishi, harga Xpander varian Sport M/T adalah Rp. 237.200.000 sementara untuk versi Sport A/T alias versi otomatisnya memiliki harga Rp.247.200.000 rupiah, selisih Rp. 10 juta.

2. Efisien 

Ilustrasi isi BBM. (1centralhulb)
Ilustrasi isi BBM. (1centralhulb)

Konsumsi bahan bakar pada kendaraan dengan transmisi manual memang lebih hemat. Hal ini dikarenakan mobil manual bisa dikendalikan perputaran mesinnya, tidak seperti mobil otomatis di mana perputaran mesin tergantung dari seberapa dalam kita menginjak tuas gas, sehingga jika putaran mesin selalu tinggi otomatis konsumsi bahan bakar jadi lebih boros, terutama saat berkendara di medan yang terdapat banyak tanjakan dan turunan.

3. Lebih ringan 

Mobil berwarna putih
Mobil yang lebih ringan maka lebih responsif.

Memiliki mesin yang lebih simpel membuat mobil dengan transmisi manual memiliki bobot yang lebih ringan. Hal itu tentu membuat power to weght ratio lebih tinggi, sehingga kendaraan secara teknis bisa dibilang lebih responsif.

4. Bisa didorong 

baca juga
Mobil terbakar. (iraqinews.com)
Jika mobil mengalami kerusakan dan mogok, setidaknya mobil manual bisa didorong. (iraqinews.com)

Kelebihan lain dari mobil manual adalah bisa didorong saat mogok, tidak seperti mobil matic. Walaupun tidak ada yang mengharapkan hal ini terjadi namun untuk berjaga-jaga, kenapa tidak?

5. Kontrol dalam kendali 

Mobil bertransmisi manual. (autoblog.com)
Mobil bertransmisi manual. (autoblog.com)

Mobil manual lebih responsif jika dibandingkan mobil matic. Pada mobil manual, jika si pengemudi ingin mendahului kendaraan atau untuk mengambil tanjakan, maka mobil manual tinggal 'main gigi'.

Tidak seperti mobil matic di mana akselerasi dan putaran mesin tidak bisa dikendalikan sehingga saat berakselerasi maka tidak akan langsung merespon. Tak hanya itu, jika pada turunan maka pengemudi bisa menggunakan engine brake untuk mengurangi kecepatan, tidak seperti mobil matic.

Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baku Hantam karena Aksesoris Mobil, Pertikaian Ini Malah Jadi Hiburan

Baku Hantam karena Aksesoris Mobil, Pertikaian Ini Malah Jadi Hiburan

Otomotif | Kamis, 04 Juli 2019 | 18:05 WIB

Adu Kencang Kijang Lawan Godzilla, Warganet: Sadar Diri Aja

Adu Kencang Kijang Lawan Godzilla, Warganet: Sadar Diri Aja

Otomotif | Kamis, 04 Juli 2019 | 16:17 WIB

Ini 7 Mobil Rolls Royce Termahal di Dunia

Ini 7 Mobil Rolls Royce Termahal di Dunia

Otomotif | Rabu, 03 Juli 2019 | 20:08 WIB

Terkini

Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?

Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:22 WIB

Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan

Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 13:20 WIB

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:19 WIB

Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak

Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 13:19 WIB

Sunscreen Skintific Apakah Ada di Indomaret? Ini 2 Jenis yang Tersedia

Sunscreen Skintific Apakah Ada di Indomaret? Ini 2 Jenis yang Tersedia

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:18 WIB

Bersih-bersih Lapas Cipinang, Puluhan Napi Kelas Kakap Dipindah ke Nusakambangan

Bersih-bersih Lapas Cipinang, Puluhan Napi Kelas Kakap Dipindah ke Nusakambangan

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:18 WIB

Feng Shui Kamar Mandi di Lantai 2 Atas Dapur, Benarkah Tidak Baik?

Feng Shui Kamar Mandi di Lantai 2 Atas Dapur, Benarkah Tidak Baik?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:16 WIB

Omon-omon Donald Trump: Saya Kasih Rp80 Juta Per Orang Syaratnya Republik Menang Pemilu

Omon-omon Donald Trump: Saya Kasih Rp80 Juta Per Orang Syaratnya Republik Menang Pemilu

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:16 WIB

KPK Dalami Alur Perintah Pemotongan Upah Pungut di Bappenda Kabupaten Bogor

KPK Dalami Alur Perintah Pemotongan Upah Pungut di Bappenda Kabupaten Bogor

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:15 WIB

Aturan BPA Makin Ketat, Industri Galon Guna Ulang Minta Waktu hingga 2031

Aturan BPA Makin Ketat, Industri Galon Guna Ulang Minta Waktu hingga 2031

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:15 WIB

×