- Presiden AS Donald Trump menjanjikan uang tunai US$5.000 bagi warga dewasa di Dallas, Texas, pada 9 September.
- Syarat utama bantuan tersebut adalah dana wajib dibelanjakan di dalam wilayah Amerika Serikat.
- Janji pemberian uang tunai diberikan jika Partai Republik mempertahankan kendali Senat dan DPR pada pemilu sela.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat janji politik besar menjelang pemilu sela.
Trump mengatakan setiap warga negara AS dewasa akan mendapat uang tunai sebesar US$5.000 jika Partai Republik berhasil mempertahankan kendali atas Senat dan DPR AS.
Janji tersebut disampaikan Trump saat menghadiri Konvensi Nasional Partai Republik di Dallas, Texas, pada 9 September.
"Jika Partai Republik meraih kemenangan di DPR dan Senat AS... berkat kekuatan besar dan keberhasilan ekonomi kita, saya akan memberikan US$5.000 kepada setiap warga negara dewasa," kata Trump.
Trump menyebut ada satu syarat terkait pemberian uang tersebut. Dana itu, menurut dia, harus dibelanjakan di Amerika Serikat.
![Presiden AS, Donald Trump. [IG/realdonaldtrump]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/21/79037-presiden-as-donald-trump.jpg)
Namun, hingga kini belum jelas bagaimana mekanisme pembayaran US$5.000 tersebut.
Reuters juga melaporkan belum diketahui apakah rencana Trump itu sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di AS.
Dengan jumlah penduduk dewasa AS yang diperkirakan mencapai sekitar 270 juta orang, program tersebut berpotensi membutuhkan anggaran hingga sekitar US$1,35 triliun.
Trump Dorong Warga Pilih Partai Republik
Dalam pidatonya, Trump juga memuji kinerja pemerintahannya dan mengklaim telah melewati dua tahun terbesar dalam sejarah masa kepresidenan.
Ia sekaligus meminta pemilih memberikan dukungan kepada Partai Republik dalam pemilu sela mendatang.
"Pilih Partai Republik dan kita akan meninggalkan negara-negara lain di dunia selama beberapa generasi ke depan," ujar Trump.
Menurut Trump, hasil pemilu sela akan menentukan arah Amerika Serikat dalam beberapa tahun ke depan.
"Suara kalian akan menentukan apakah negara ini akan tersandung di garis awal 250 tahun berikutnya, atau bergerak maju dan tidak pernah melihat ke belakang," katanya.
Trump Akan Turun Langsung Kampanye