Begini, Sejarah Suzuki Jimny Jadi Mobil Legendaris di GIIAS 2019

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Begini, Sejarah Suzuki Jimny Jadi Mobil Legendaris di GIIAS 2019
Suzuki Jimny meluncur di ajang GIIAS 2019. (Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan)

Suzuki Jimny adalah nostalgia. Tak terkecuali di ajang GIIAS 2019. Sejarah panjangnya seperti ini.

Suara.com - Sejak generasi pertamanya meluncur di Indonesia pada 1979, Jimny dikenal sebagai mobil off-road yang mampu melibas berbagai medan ekstrem. Desainnya yang khas dan ikonik membuat mobil ini melekat di hati para penggemarnya.

Suzuki Jimny dijual seharga Rp 330 juta dalam arena GIIAS 2019 yang digelar di ICE, BSD, Banten, Kamis (18/7/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]
Suzuki Jimny dijual seharga Rp 330 juta dalam arena GIIAS 2019 yang digelar di ICE, BSD, Banten, Kamis (18/7/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

"Kita tahu, bahwa Jimny punya kenangan yang begitu melekat di konsumen sejak 1979. Terbukti dengan membukukan penjualan sebanyak 130.334 unit sejak 1979 hingga saat ini. Setiap seri Jimny yang diluncurkan di Indonesia selalu membangkitkan kembali memori yang begitu historis dan fenomenal terhadap mobil legendaris ini," ujar Donny Saputra, 4-Wheels Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Jimny generasi pertama, yaitu seri LJ80, rilis di Indonesia pada 1979. Saat itu Jimny LJ80 yang lebih akrab disebut "Jimny Jangkrik" dirakit langsung di Indonesia dengan kapasitas mesin 800 cc. Kehadiran mobil off-road 4x4 ini mendulang sukses dan menjadi salah satu mobil ikonik di Indonesia.

Jimny Jangkrik juga memiliki model turunan yang diproduksi hingga 1981, yaitu LJ-80V dan LJ-80Q berpintu material metal.

Memasuki generasi kedua pada 1982, Suzuki merilis Jimny SJ410 yang dipasarkan dengan nama Katana. Hadir bermesin kapasitas 1.000 cc, Jimny yang pada awalnya berpenggerak empat roda (4WD), melakukan penyegaran sebagai mobil berpenggerak 4x2.

Hadirnya Katana kembali berhasil membawa Jimny menuju puncak popularitas pada masanya. Namun demikian, Katana bukan satu-satunya seri Jimny yang dirilis selama generasi kedua. Selain Katana, Jimny generasi kedua juga hadir dengan versi long wheelbase yang mendapat julukan "Jimny Long".

Masih masuk dalam Jimny generasi kedua, pada 2004 Suzuki meluncurkan Jimny SJ413 atau Carribian bermodel paling beda. Jimny ini memiliki sebuah extra-cab dan menyerupai pick-up, berkapasitas mesin 1.300 cc.

Ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2017 menjadi peluncuran generasi ketiga Jimny di Indonesia, yaitu Jimny JB33, juga dikenal sebagai "Jimny Wide". Hadir secara ekslusif dan hanya dipasarkan dalam jumlah terbatas, hanya 88 unit. Selain itu, Jimny generasi ketiga ini dibekali mesin berkapasitas 1.300 cc, lengkap dengan penggerak All-Wheel Drive (AWD).

Perjalanan Jimny dari generasi ke generasi telah menorehkan cerita bagi para penggemarnya, dan kini, PT SIS telah berhasil menjadikan Indonesia sebagai target pasar mobil off-road ikonik ini dengan menghadirkan Jimny generasi ke-4 di GIIAS 2019.

Selamat mengaspal di Tanah Air, Suzuki Jimny terbaru! Setelah beberapa kali dipamerkan, kini label harga telah diumumkan, dan tentunya terbuka untuk menerima Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS