Pajak Sedan Direvisi, Pelaku Industri Otomotif Mestinya Tersenyum!

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 30 Juli 2019 | 14:30 WIB
Pajak Sedan Direvisi, Pelaku Industri Otomotif Mestinya Tersenyum!
Suasana di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten (18/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau GAIKINDO, Yohannes Nangoi memberikan bocoran soal kebijakan pemerintah yang sudah melakukan penyesuaian tarif terkait pajak mobil jenis sedan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Ketua Umum GAIKINDO, Yohanes Nangoi mengunjungi Pameran GIIAS 2019 setelah menyampaikan Keynote Speech pada Konferensi GIAC ke-14 [Dok. Seven Events].
Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Ketua Umum GAIKINDO, Yohanes Nangoi mengunjungi Pameran GIIAS 2019 setelah menyampaikan Keynote Speech pada Konferensi GIAC ke-14 [Dok. Seven Events].

Menurutnya, dari aturan yang hanya tinggal menunggu tanda tangan Presiden Joko Widodo ini, para pelaku industri yang memasarkan produk jenis sedan boleh tersenyum.

"Harusnya senyum. Makanya tunggu dulu keluar paket kebijakannya," ujar Yohannes Nangoi, di pengujung closing ceremony GIIAS 2019, yang bertajuk Exhibitors Night, di ICE, BSD City, Tangerang baru-baru ini.

Nantinya, tambah Yohannes Nangoi, Peraturan Presiden atau Perpres dan Peraturan Pemerintah (PP) akan menjadi satu.

Namun apakah kebijakan ini akan mendorong penjualan mobil jenis sedan yang selama ini merosot karena tingginya pajak, Yohannes Nangoi mengaku belum bisa memberikan gambaran.

"Ya makanya, kita lihat saja nanti. Apakah akan berlaku langsung atau akan ada jangka waktunya, kita 'kan belum tahu," jelas Yohannes Nangoi.

Sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan di acara seminar GIIAS 2019, bahwa pemerintah sudah menyiapkan berbagai insentif melalui Peraturan Presiden tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dan Peraturan Pemerintah tentang PPnBM Kendaraan Bermotor yang akan diteken Presiden Joko Widodo.

Salah satunya adalah untuk insentif pajak pada mobil, pemerintah akan memberikan keringanan pajak bagi kendaraan jenis sedan, di mana sedan selama ini kena pajak lebih tinggi dari jenis kendaraan kategori Multi-Purpose Vehicle atau MPV.

"Kita ubah peraturan PPnBM. Dulu sedan dianggap mewah. Kita tidak lagi menyangkut bentuk. Kami kelompokkan menjadi tiga ukuran saja, di bawah 3.000 cc, antara 3.000 cc - 4000 cc dan di atas 4.000 cc," tandas Menkeu Sri Mulyani.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perhatian: BYD Segera Ikuti Jejak Wuling dan DFSK di Indonesia

Perhatian: BYD Segera Ikuti Jejak Wuling dan DFSK di Indonesia

Otomotif | Selasa, 30 Juli 2019 | 12:45 WIB

Banjir Pengunjung GIIAS 2019, Teknologi Jadi Indikator Antusiasme

Banjir Pengunjung GIIAS 2019, Teknologi Jadi Indikator Antusiasme

Otomotif | Senin, 29 Juli 2019 | 11:22 WIB

Hari Penutupan GIIAS 2019, Ini 5 Hal Seru Buat Pengunjung

Hari Penutupan GIIAS 2019, Ini 5 Hal Seru Buat Pengunjung

Otomotif | Minggu, 28 Juli 2019 | 14:21 WIB

Terkini

Serunya BABYMONSTER dan MONSTIEZ Jalani Misi Planet Reno

Serunya BABYMONSTER dan MONSTIEZ Jalani Misi Planet Reno

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 07:00 WIB

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 06:47 WIB

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 06:40 WIB

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

×