Kata Pengamat: Rencana Pembatasan Mobil Perlu Ditinjau Kembali

Rabu, 07 Agustus 2019 | 17:45 WIB
Kata Pengamat: Rencana Pembatasan Mobil Perlu Ditinjau Kembali
Menteri Keuangan Sri Mulyani berada di balik kemudi mobil listrik Toyota Prius PHV Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) saat mengunjungi booth Toyota yang hadir di GIIAS 2019 di BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (24/07/2019). Sebagai ilustrasi pemakaian mobil hybrid atau terelektrifikasi [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc].

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menandatangani Instruksi Gubernur atau Ingub Nomor 66/2019 tentang langkah-langkah mengurangi polusi udara. Salah satunya pembatasan usia mobil yang dipatok tidak lebih dari 10 tahun.

Namun, M Wahab, seorang pengamat otomotif menyatakan bahwa Pemda DKI Jakarta sebenarnya harus melihat tujuan utama penerapan aturan itu. Bila ingin mengarah ke lingkungan hidup, mungkin caranya tidak harus membatasi volume kendaraan roda empat.

Pantauan situasi lalu lintas di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Suara.com/Tio).
Pantauan situasi lalu lintas di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat [Suara.com/Stephanus Aranditio]

"Tren sekarang sudah mengarah ke mobil-mobil ramah lingkugan. Itu juga menjadi salah satu faktor yang bisa dijadikan alternatif solusi," ujar M Wahab, di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Jadi, tambah M Wahab, harus dilihat terlebih dahulu dampak analisanya. Sehingga tidak bisa ia sebutkan setuju atau tidak setuju, mengingat tergantung kepada tujuan penerapan aturan itu.

Ibaratnya adalah bagaikan ayam dan telur. Harus dilihat juga apakah transportasi massal yang disediakan sudah siap. Bila wahana angkutan untuk mayarakat banyak ini sudah siap, orang akan beralih dan tidak lagi menggunakan mobil pribadi.

"Hemat saya, kalau sudah begitu tidak perlu lagi pembatasan. Jadi menurut saya pembatasan ini bisa ditinjau lagi. Terlebih pemerintah sekarang juga sedang menggencarkan perbaikan transportadi masal," pungkasnya.

Sebelumnya, Ingub Nomor 66/2019 melarang mobil berusia lebih dari 10 tahun, termasuk mobil pribadi, untuk mengaspal di Jakarta. Kebijakan itu tertuang dalam Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI