Dianggap Ganggu Pemotor, Tradisi Belimbur Tuai Komentar Negatif

Galih Priatmojo, Praba Mustika

Senin, 16 September 2019 | 15:20 WIB
Dianggap Ganggu Pemotor, Tradisi Belimbur Tuai Komentar Negatif
Tradisi Belimbur Dianggap Meresahkan Karena Mengganggu Pengendara Motor. (Facebook/Wawan)

Suara.com - Sebagai wujud rasa syukur dan pembersihan diri, masyarakat Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaliantan Timur melangsungkan tradisi Belimbur yang merupakan bagian dari Festival Erau. Teranyar, beredar video pemotor yang terjatuh bahkan mendapat intimidasi, saat kegiatan Berlimbur dilangsungkan.

Hal tersebut pun menuai komentar negatif dari warganet. Cukup banyak yang bertanya-tanya, mengapa kegiatan tradisi Belimbur sampai mengganggu pengendara motor yang melintas.

Melalui jejaring Facebook, warganet bernama Wawan mengunggah beberapa video yang memperlihatkan pemotor yang jatuh karena disiram air.

"Menurut Saya, kejadian ini (dalam video) sudah lebih dari layak untuk diproses secara hukum. Sependek pengetahuan Saya, pihak penyelenggara (Kesultanan) sudah menyampaiakan imbauan melalui media sosial dan media cetak, agar kegiatan Belimbur dilakukan dengan santun, tanpa kekerasan, menggunakan air bersih, tidak ada tindakan asusila, tidak boleh memaksa pengguna jalan lain, tidak boleh menyiram anak-anak apalagi balita, dsb," katanya.

Sementara pada video yang diunggah Wawan, beberpa pengendara motor jadi bulan-bulanan massa, bahkan ada yang sampai terjatuh karena kaget disiram air.

Tradisi Belimbur Dianggap Meresahkan Karena Mengganggu Pengendara Motor. (Facebook/Wawan)
Tradisi Belimbur Dianggap Meresahkan Karena Mengganggu Pengendara Motor. (Facebook/Wawan)

Pada video lain juga terlihat pengendara motor yang dipukul dengan tangan kosong hingga dengan baskom.

Tradisi Belimbur Dianggap Meresahkan Karena Mengganggu Pengendara Motor. (Facebook/Wawan)
Tradisi Belimbur Dianggap Meresahkan Karena Mengganggu Pengendara Motor. (Facebook/Wawan)

Sebagai informasi, tradisi Belimbur merupakan puncak acara dari Festival Erau.

Aksi tak terpuji warga masyarakat terhadap pengendara motor yang sedang melintas pun menuai komentar negatif dari warganet.

"Masa orang lagi lewat disiram? Kalo mau ya di lapangan, kasihan kalau nanti orang jatuh siapa yang tanggung jawab?" Kata Idrus.

baca juga

"Mungkin dulu tradisinya nggak sampai segitunya. Tapi orang-orang sekarang merusak tradisi itu dengan cara berlebihan dan melakukan kekerasan..." Ujar Uut.

Sementara itu, diketahui juga bahwa pelaku yang melakukan tindak kekerasan sudah diproses secara hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makam BJ Habibie Jadi Rebutan Warga Berswafoto

Makam BJ Habibie Jadi Rebutan Warga Berswafoto

Tekno | Minggu, 15 September 2019 | 07:51 WIB

Bawa Senjata Api, Ini Modus Anyar Begal di Jogja

Bawa Senjata Api, Ini Modus Anyar Begal di Jogja

Otomotif | Sabtu, 14 September 2019 | 12:15 WIB

Moge Lakalantas saat Sunmori, Tabrak Mobil hingga Terpental

Moge Lakalantas saat Sunmori, Tabrak Mobil hingga Terpental

Otomotif | Sabtu, 14 September 2019 | 11:30 WIB

Gelar Survei Klinik Digital Vokasi UI, Hasilnya Warganet Pilih Iwan Fals

Gelar Survei Klinik Digital Vokasi UI, Hasilnya Warganet Pilih Iwan Fals

Jabar | Sabtu, 14 September 2019 | 08:57 WIB

Terkini

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:25 WIB

Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian

Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:10 WIB

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:32 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:31 WIB

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:15 WIB

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:50 WIB

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:49 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:25 WIB

×