Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 14 Juli 2026 | 18:25 WIB
Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik
Honda Super One untuk pasar Jepang. (Car Expert)
baca 10 detik
  • Honda memperkenalkan mobil listrik Super One di Indonesia untuk bersaing dengan merek BYD dan Wuling yang dominan.
  • Harga Honda Super One di Jepang mencapai Rp378 juta, namun belum jelas kompetitifnya di pasar Indonesia tanpa subsidi.
  • Strategi elektrifikasi global Honda berubah dengan membatalkan beberapa model EV di Amerika Utara akibat peninjauan bisnis.

Suara.com - Honda tampaknya tengah mencoba peruntungan bisnis dengan melebarkan sayap ke segmen mobil listrik lewat perkenalan Honda Super One di Indonesia.

Dengan dimensi yang dimiliki, Honda Super One jelas harus bertarung dengan BYD Atto1 atau Wuling Air EV yang sudah lebih dulu mengisi segmen tersebut.

Namun kehadiran Honda Super One tampak seperti mencoba peruntungan di tengah kesulitan bersaing dengan mobil China yang terus menggerus penjualan mobil Honda.

Tentu yang menjadi tanda tanya, sanggupkah Honda menawarkan harga yang kompetitif untuk mobil listrik yang baru diperkenalkannya tersebut.

Beli melihat dari sisi harga, BYD Atto 1 saat ini dibanderol dengan kisaran harga Rp199 juta sampai Rp245 juta. Sementara harga Wuling Air EV berkisar antara Rp214 juta hingga Rp307 juta.

Di negara asalnya, Honda Super One dijual dengan harga 3.390.200 yen atau setara Rp378 jutaan. Namun terdapat subsidi hingga 1,3 juta yen dari pemerintah setempat untuk kendaraan yang terdaftar per 1 April 2026.

Bila mendapat subsidi terbesar yakni 1,3 juta yen, maka harganya menjadi 2.090.200 yen atau setara Rp233 jutaan. Namun yang menjadi catatan, pemerintah Indonesia tidak memberikan subsidi apapun untuk mobil listrik. Kembali lagi, mampukah Honda Super One berada diharga yang kompetitif.

Mencoba Peruntungan Mobil Listrik

Seperti sudah diinformasikan sebelumnya, Honda Motor Co., Ltd. mengumumkan perubahan besar dalam strategi elektrifikasi globalnya. Pabrikan otomotif asal Jepang tersebut memutuskan membatalkan pengembangan dan peluncuran tiga model kendaraan listrik (EV) yang semula direncanakan diproduksi di Amerika Utara.

Dikutip dari Global.honda, keputusan ini diambil setelah perusahaan melakukan peninjauan ulang terhadap strategi elektrifikasi di tengah perubahan lingkungan bisnis global.

baca juga

Mernarik untuk diamati bagaimana strategi Honda Indonesia bisa membuat penjualan Honda Super One moncer di tengah persaingan dengan mobil listrik China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Masih Pelit Insentif Mobil Hybrid Padahal Lebih Realistis Bagi Indonesia

Pemerintah Masih Pelit Insentif Mobil Hybrid Padahal Lebih Realistis Bagi Indonesia

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:53 WIB

GIIAS 2026 Jadi Panggung Mobi Baru Asal China

GIIAS 2026 Jadi Panggung Mobi Baru Asal China

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:27 WIB

Penjualan Mobil Naik 15,9 Persen di Semester I 2026: Fuso Melejit, Honda Melempem

Penjualan Mobil Naik 15,9 Persen di Semester I 2026: Fuso Melejit, Honda Melempem

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 19:25 WIB

Terkini

Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian

Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:10 WIB

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:32 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:31 WIB

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:15 WIB

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:50 WIB

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:49 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:25 WIB

Pemesanan JETOUR T1 dengan Harga Khusus Tembus 800 Unit Dalam Sebulan

Pemesanan JETOUR T1 dengan Harga Khusus Tembus 800 Unit Dalam Sebulan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:05 WIB

Pemerintah Masih Pelit Insentif Mobil Hybrid Padahal Lebih Realistis Bagi Indonesia

Pemerintah Masih Pelit Insentif Mobil Hybrid Padahal Lebih Realistis Bagi Indonesia

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:53 WIB

×