- Oli mesin asli berperan penting dalam menjaga performa dan melindungi komponen kendaraan dari gesekan serta keausan.
- Maraknya peredaran oli palsu membuat konsumen perlu lebih teliti karena penggunaan produk palsu berisiko merusak mesin dalam jangka panjang.
- Simak ciri-ciri oli asli dan palsu yang wajib diketahui agar tidak salah memilih saat membeli.
Suara.com - Oli mesin memiliki peran penting dalam menjaga performa dan melindungi komponen kendaraan dari gesekan serta keausan.
Karena itu, memastikan oli yang digunakan merupakan produk asli menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
Sayangnya, peredaran oli palsu masih ditemukan di pasaran dan kerap sulit dibedakan dari produk original.
Jika tidak teliti saat membeli, penggunaan oli palsu dapat menurunkan performa mesin hingga berisiko menyebabkan kerusakan dalam jangka panjang.
Ada beberapa ciri yang bisa diperhatikan untuk membedakan oli asli dan palsu. Simak ciri-ciri yang wajib diketahui agar Anda dapat memilih oli yang tepat dan menjaga performa mesin kendaraan tetap optimal.
Cara Membedakan Oli Asli dan Oli Palsu
![Ilustrasi oli mesin sepeda motor. [Pertamina Lubricants]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/08/01/80037-ilustrasi-oli-mesin-sepeda-motor.jpg)
Meranggkum laman resmi MPM Honda Jawa Timur, berikut beberapa cara membedakan oli asli dan palsu agar tidak keliru:
1. Cek nomor atau kode produksi
Periksa nomor produksi yang tertera pada tutup botol dan badan kemasan. Pada oli asli, kedua nomor tersebut umumnya sama karena berasal dari proses produksi yang sama, sedangkan pada oli palsu nomor identifikasinya bisa berbeda atau bahkan tidak ada sama sekali.
2. Perhatikan kondisi botol dan segel
Oli asli dikemas dalam botol yang rapi, tidak penyok, serta memiliki segel yang masih utuh. Jika botol terlihat kusam, bekas digunakan, penyok, atau segelnya longgar maupun rusak, Anda patut mencurigai keaslian produk tersebut.
3. Amati kualitas label dan hologram
Label pada oli original dicetak dengan hasil yang tajam, rapi, dan tidak mudah luntur. Beberapa merek juga melengkapi produknya dengan stiker hologram atau fitur keamanan lain yang sulit dipalsukan, sedangkan oli palsu biasanya memiliki kualitas cetak yang lebih rendah.
4. Cek QR Code atau fitur keamanan digital (jika tersedia)
Sejumlah produsen oli kini menyematkan QR Code atau kode verifikasi pada kemasan untuk memudahkan konsumen mengecek keaslian produk. Pastikan kode dapat dipindai dan menampilkan informasi yang valid sesuai petunjuk dari produsen.
5. Perhatikan warna oli