Era Revolusi Industri 4.0, SMK di Kudus Kembangkan KBL

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 15 Oktober 2019 | 19:15 WIB
Era Revolusi Industri 4.0, SMK di Kudus Kembangkan KBL
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (kiri) mencoba mobil listrik peserta Jambore Kendaraan Listrik Nasional saat singgah di kantor PLN Solo, Jawa Tengah, Kamis (29/8/2019). Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya menggelar Jambore Kendaraan Listrik Nasional dengan berkeliling mengendarai purwarupa mobil listrik karya anak bangsa dari ITS Surabaya menuju Jakarta. Sebagai ilustrasi mobil listrik [ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/wsj].

Suara.com - Era Kendaraan Bermotor Listrik atau KBL tengah bergulir, dan kesiapan masyarakat menuju era bermotor atau bermobil tanpa menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) terus menggeliat. Pihak-pihak akademisi di Tanah Air pun menyikapinya dengan temuan berbagai purwarupa keren sekaligus efisien.

Salah satunya adalah SMK NU Ma'arif Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Dikutip dari kantor berita Antara, sekolah menengah kejuruan ini mencoba mengembangkan mobil listrik sebagai salah satu bentuk pembelajaran bagi siswa di sekolah dalam menyongsong era Revolusi Industri 4.0. Serta mendukung komitmen pemerintah dalam mendorong pengembangan industri mobil listrik di dalam negeri.

Mobil bertenaga listrik karya SMK NU Ma'arif Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dengan menggunakan framework produk Eropa [ANTARA Foto/Antaranews.com].
Mobil bertenaga listrik karya SMK NU Ma'arif Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dengan menggunakan framework produk Eropa [ANTARA Foto/Antaranews.com].

"Kami ingin menyiapkan siswa didik di SMK NU Ma'arif siap menghadapi era revolusi industri, salah satunya terkait keinginan pemerintah mewujudkan kendaraan bertenaga listrik yang lebih ramah lingkungan," demikian papar Masrukin, Kepala Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) di Kudus, Selasa (15/10/2019).

Adapun projek mobil listrik ini juga tindak lanjut amanat dari Direktorat Kementerian Pendidikan untuk mengembangkan pembelajaran sekolah dengan model STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics).

Dalam membuat mobil listrik, demikian paparnya, pihaknya melibatkan guru dan siswa dari berbagai jurusan, mulai guru matematika, fisika, kimia, dan teknik gambar desain karena model STEM.

"Kami melibatkan kelas industri, mekanikel, serta elektrikel secara bergiliran yang dibagi per kelompok untuk menyelesaikan proyek pengembangan mobil listrik ini," jelas Masrukin.

Dikarenakan masih dalam tahap riset, mobil yang sudah bisa dioperasikan itu masih menggunakan baterai basah dan belum menggunakan baterai kering yang tetap bisa diisi ketika energi listriknya benar-benar habis.

"Untuk sementara, kecepatan mobil listrik yang menggunakan bodi mobil hatchback keluaran Eropa ini, hanya berkisar 60 km per jam. Namun masih bisa ditingkatkan hingga kecepatan 100 km per jam," imbuh Masrukin seraya menyatakan bahwa tenaga si mobil mencapai 75 daya kuda.

Rencananya, pihak SMK NU Ma'arif akan membuat beberapa unit mobil listrik, guna kepentingan mobilisasi sekolah serta tidak menutup kemungkinan untuk masyarakat sekitar.

baca juga

Berbicara soal biaya perakitan mobil listrik, diperkirakan menghabiskan anggaran hingga Rp 60-an juta dengan pemanfaatan baterai kering, sedangkan menggunakan baterai jenis lithium bisa mencapai Rp 100 juta.

"Jangka panjang juga akan dilengkapi panel solar cell di atas mobil untuk memenuhi sebagian pengisian baterai," tukas Masrukin.

Kelak juga akan dibuatkan charging station agar baterai tahan lama. Dan untuk menyelesaikan projek mobl itu sendiri dibutuhkan satu bulan, sedangkan untuk risetnya hingga beberapa bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sebatas Sedan, Tesla Siap Kenalkan Pikap Berbasis Listrik

Tak Sebatas Sedan, Tesla Siap Kenalkan Pikap Berbasis Listrik

Otomotif | Selasa, 15 Oktober 2019 | 13:00 WIB

Setelah Model Hybrid, Lamborghini Siapkan Sedan Full Listrik

Setelah Model Hybrid, Lamborghini Siapkan Sedan Full Listrik

Otomotif | Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:00 WIB

Dorong Percepatan KBL, Menteri dan Kepolisian Bisa Ambil Bagian

Dorong Percepatan KBL, Menteri dan Kepolisian Bisa Ambil Bagian

Otomotif | Senin, 14 Oktober 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×