Sabotase Motor Parkir, Modus Baru Ini Bikin Orang Awam Rawan Kena Tipu

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Rabu, 30 Oktober 2019 | 15:27 WIB
Sabotase Motor Parkir, Modus Baru Ini Bikin Orang Awam Rawan Kena Tipu
Ilusrasi Mesin V-Twin Harley-Davidson. (YouTube)

Suara.com - Tak semua orang memiliki pengetahuan mengenai mesin kendaraan berikut mengenai seluk beluk onderdil.

Memanfaatkan celah tersebut, ketidak pahaman mengenai mesin bisa menjadi peluang bagi oknum bengkel nakal untuk mencari 'penghasilan ekstra', seperti penuturan warganet satu ini.

Seorang warganet dengan akun Facebook bernama Arief membeberkan modus penipuan yang ia alami saat motor yang ia naiki mogok.

Melalui unggahan yang dikirimkan di sebuah grup bernama INFO GROBOGAN, ia berujar bahwa motor yang ia disabotase oleh oknum bengkel nakal.

Modus baru penipuan dengan menyabotase motor. (Facebook/Arief)
Modus baru penipuan dengan menyabotase motor. (Facebook/Arief)

"Seusai dari mini market, motor yang saya kendarai mogok, lalu saya dorong. Lalu datang seorang bapak-bapak yang menghampiri saya." tulis warganet tersebut.

Arief berujar bahwa orang tersebut menawarkan bantuan untuk membawa motornya ke bengkel milik orang tersebut.

Namun sesampainya di bengkel, bapak-bapak tersebut berujar ada kerusakan di sistem pembakaran motor milik Arief dan menawarkan untuk membelikan onderdil seharga ratusan ribu.

Arief pun sempat ragu, namun bapak-bapak tersebut bersikukuh bahwa komponen tersebut rusak, seraya menukar komponen yang ada di motor Arief dengan yang berada di motornya, untuk membuktikan bahwa bagian tersebut rusak.

Modus baru penipuan dengan menyabotase motor. (Facebook/Arief)
Modus baru penipuan dengan menyabotase motor. (Facebook/Arief)

Arief mengunggah sebuah foto yang mennunjukkan komponen konslet tersebut. 

baca juga

"Ia berujar bahwa bagian injeksinya konlset, ia pun meminta uang Rp 200 ribu untuk membeli onderdil yang ia bilang harganya Rp 600 ribu, namun saya menolaknya takut karena bisa jadi ia membawa kabur uang tersebut." tulis Arief.

Komponen tersebut berupa relay, yang bisa ditemui dengan harga variatif sekitar Rp 40 ribu.

"Saya nanya teman saya via telpon, katanya cuma 40 ribuan, setelah tau, bapak-bapak tersebut kemudian bergegas." tulis Arief.

Modus baru penipuan dengan menyabotase motor. (Facebook/Arief)
Modus baru penipuan dengan menyabotase motor. (Facebook/Arief)

Di akhir postingan, ia mendapati bahwa motornya telah disabotase oleh seseorang dengan cara mencabut kabel koil motor Arief.

Ia juga mencurigai lantaran saat Arief mendorong motornya, ia merasa sudah dibuntuti oleh bapak-bapak tersebut.

"Intinya hati-hati, kalau orang awam bisa kehilangan Rp 600 ribu tuh." pungkasnya.

Dari postingan tersebut, bisa dilihat modus penipuan dengan cara menyabotase motor, kemudian membawa ke bengkel dan memasang banderol mahal terkait biaya perbaikan. Belum lagi adanya potensi bahwa pelaku modus tersebut bakal membawa kabur uang tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peugeot Dibeli Secara Penuh oleh Mahindra, Tanda Kejayaan India?

Peugeot Dibeli Secara Penuh oleh Mahindra, Tanda Kejayaan India?

Otomotif | Rabu, 30 Oktober 2019 | 10:51 WIB

Lagi-Lagi Alasan Emisi, Belgia Wacanakan Pelarangan Motor di Ibu Kota

Lagi-Lagi Alasan Emisi, Belgia Wacanakan Pelarangan Motor di Ibu Kota

Otomotif | Rabu, 30 Oktober 2019 | 09:57 WIB

General Motors Indonesia Tutup, Terdampakkah Industri Otomotif Kita?

General Motors Indonesia Tutup, Terdampakkah Industri Otomotif Kita?

Otomotif | Rabu, 30 Oktober 2019 | 09:00 WIB

Terkini

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta

Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:20 WIB

DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades

DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...

Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:11 WIB

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla

Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan

Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×