Suara.com - Malam hari mendapatkan orderan penumpang misterius? Kejadian ini dialami oleh seorang driver ojek dalam jaringan atau lebih populer disebut ojol alias ojek online. Kejadian mistis terkadang menjadi bumbu dari rutinitas para pengantar penumpang dan berbagai item dengan sistem point-to-point itu.
Apakah penumpang minta diantarkan ke titik dengan lokasi menyeramkan? Mungkin ya, mungkin tidak. Namun yang jelas, di tayangan video kali ini tak terlihat adanya interaksi antara pengemudi dan penumpang. Sang driver ojol sepertinya "tersihir" begitu saja menaikkan penumpang misterius bergaun merah panjang.
Masih seputar roda dua, kita mengenal peranti intercom sebagai sarana komunikasi para biker atau pemotor bila tengah melakukan touring atau konvoi. Bisakah bila si peranti digunakan untuk kegiatan harian berkendara? Simak penjelasannya di sini, di antara lima (5) berita paling hits dari kanal otomotif Suara.com mulai pagi hingga malam tadi.
Selamat membaca sembari menikmati kopi pagi hari. Dan berbincang soal limbah kopi sendiri, di sini kami juga sertakan alangkah berfaedahnya biji kopi hasil olahan bagi aplikasi di dunia otomotif.
1. Penumpang Misterius Berbaju Serba Merah ini Hebohkan Dunia Ojol

Setiap harinya, ribuan orang di berbagai kota di Indonesia menggunakan jasa ojek online untuk mengantarkan dirinya ke tempat yang akan dituju.
Tak jarang, dari interaksi antara penumpang dan driver ojol, banyak tercipta cerita-cerita yang menarik, termasuk yang menjurus ke hal mistis.
2. Gunakan Intercom untuk Pemakaian Helm Harian, Tepatkah?
![Helm dilengkapi intercom kerap digunakan saat touring. Sebagai ilustrasi [Shutterstok].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/12/11/25727-helm-dilengkapi-intercom.jpg)
Sebagai alat komunikasi, intercom helm saat ini banyak dimanfaatkan oleh para pengguna sepeda motor. Bila biasanya aksesoris tambahan itu digunakan untuk kebutuhan touring, namun sekarang tidak sedikit yang memanfaatkannya saat berkendara harian.
Menurut Senior Instructor Safety Devensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, penggunaan intercom helm untuk harian sangat tidak disarankan karena tidak safety.
3. Senada Stiker Antikorupsi di Mobil, Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Bus
![Bus anti korupsi siap meluncur ke sekolah-sekolah di Jakarta, diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/12/11/14135-bus-anti-korupsi-2.jpg)
Masih ingat dengan aksi Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang akhir pekan kemarin (8/12/2019) menempelkan stiker penanda Hari Antikorupsi Sedunia atau Hakordia 2019? Kini giliran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan satu unit bus istimewa. Masih memiliki benang merah dengan soal antikorupsi.
Yup, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja meluncurkan satu unit bus antikorupsi. Disimak seklias spesifikasinya adalah minibus, berkapasitas di bawah 40 penumpang. Lantas di kabinnya terdapat materi kampanye antikorupsi, berbentuk buku, video, vlog, film, musik, sampai permainan bertema antikorupsi atas bantuan KPK RI.
4. Stiker Antikorupsi Ditempel ke Mobil Dinas, Ini Tanggapan Mereka
![Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menyampaikan sambutan pada Kongres Sampah di Tuntang Kabupaten Semarang. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/10/12/18784-gubernur-jawa-tengah-ganjar-pranowo-saat-menyampaikan-sambutan-pada-kongres-sampah.jpg)
Awal pekan ini, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama jajaran pemerintahan serta generasi muda memperingati Hari Antikorupsi Sedunia atau Hakordia 2019. Hal paling seru adalah acara penempelan stiker berkalimat unik sekaligus mengena tentang tindak korupsi.
Yaitu, "Nek Aku Korupsi Ora Slamet". Diangkat dari Bahasa Jawa, artinya adalah "Apabila saya korupsi, maka tidak akan selamat". Kalimat ini dianggap bukan hanya sebagai pernyataan, namun mendorong keberanian moral untuk tidak melakukan berbagai tindak pidana korupsi.
5. Temuan Seru: Bila Limbah Kopi Jadi Material Kabin Mobil
![Biji kopi salah satu bahan pangan yang banyak mengandung kaffein. Sebagai ilustrasi [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/05/17/76444-biji-kopi.jpg)
Ford memanfaatkan limbah kopi McDonald's sebagai material daur ulang. Dikutip dari The Verge, pabrikan otomotif asal Amerika Serikat yang baru saja disorot lewat film "Ford v Ferrari" ini menggunakan kulit kopi sebagai material untuk beberapa komponen interior mobil. Contohnya rumah lampu utama sampai peredam panas di bawah kap mesin.
Ford dan McDonald's menyatakan bahwa kulit biji kopi yang sudah kering bisa dikonversikan menjadi bahan pelapis berdaya tahan lama pada komponen otomotif tertentu.