Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:00 WIB
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
Ilustrasi motor sport listrik Yamaha (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Rem ala Skutik: Pedal rem kaki dihilangkan, kontrol rem belakang kini dipindah penuh ke setang kiri.

  • ABS Lebih Responsif: Modul ABS dipindah ke belakang komstir untuk memangkas jalur selang dan mempercepat respons pengereman.

  • Pengisian Daya Cepat: Mendukung AC fast charging hingga 22 kW dengan soket Type 2 standar Eropa.

Suara.com - Kehadiran motor sport bertenaga murni listrik dari Yamaha tampaknya semakin dekat dengan jalur produksi massal. Pabrikan berlogo garpu tala ini baru saja mematenkan desain terbaru yang mengungkap evolusi radikal dari proyek kuda besi bertenaga baterai mereka.

Disitat dari Cycle World, dokumen paten ini memiliki benang merah yang sangat kuat dengan motor konsep Proto BEV yang sempat mencuri perhatian di ajang Japan Mobility Show tahun lalu.

Menariknya, jika Proto BEV kental dengan nuansa motor sirkuit murni, gambar paten terbaru ini justru menampilkan wujud motor sport yang jauh lebih siap untuk dihomologasi ke jalan raya, dengan proporsi bodi agresif yang mengingatkan kita pada Yamaha YZF-R7.

Namun, kejutan sesungguhnya bukan pada wujud luarnya, melainkan pada bagaimana motor ini kelak akan dikendarai.

Sensasi Baru: Sportbike Tanpa Pedal Rem Kaki

Bagi para enthusiast roda dua, bersiaplah untuk mengubah total muscle memory Anda. Dokumen paten Yamaha menunjukkan sebuah pergeseran ergonomi yang radikal: hilangnya pedal rem belakang di pijakan kaki kanan.

Layaknya tren pada skuter matik (skutik) dan beberapa motor listrik modern, Yamaha memindahkan kontrol rem belakang sepenuhnya ke tuas di setang sebelah kiri, posisi yang selama puluhan tahun dikuasai oleh tuas kopling pada motor sport konvensional.

Perubahan ini menjanjikan sensasi cornering dan handling yang benar-benar baru, di mana pengendara bisa mengontrol pengereman roda belakang hanya dengan ayunan jari kiri.

Gambar paten motor sport listrik Yamaha (Cycle World)
Gambar paten motor sport listrik Yamaha (Cycle World)

Modul ABS Pindah Posisi untuk Respons Instan

baca juga

Inovasi pengereman Yamaha tidak berhenti di tuas rem. Jika biasanya modul hidrolik Anti-lock Braking System (ABS) disembunyikan di bawah jok, insinyur Yamaha kini memindahkannya ke bagian depan, tepat di belakang kepala kemudi (komstir).

Bukan tanpa alasan, tata letak tak lazim ini dirancang untuk memangkas panjang selang rem secara signifikan. Hasilnya? Distribusi tekanan hidrolik menjadi jauh lebih cepat, memberikan respons pengereman ABS yang lebih instan dan presisi—sebuah faktor krusial untuk mengimbangi torsi buas khas motor listrik.

Rangka Bodi dan Baterai Jadi Satu Kesatuan

Beralih ke sektor sasis, motor sport tanpa emisi ini mengusung rangka model beam kokoh yang memeluk erat paket baterai berkapasitas besar.

Yamaha merancang rumah baterai ini menggunakan material aluminium die-cast. Komponen ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung sel baterai, tetapi juga diintegrasikan sebagai elemen struktural utama untuk mendongkrak rigiditas dan kestabilan motor saat dipacu di kecepatan tinggi.

Sementara itu, sistem kelistrikan ditata dengan sangat rapi; pengontrol pengisian daya (charge controller) diletakkan di atas baterai, dan pengontrol motor (motor controller) diposisikan di area bawah, tepat di depan unit penggerak listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaya Modifikasi Yamaha Gear Garapan Ghofar Hilman Jadi Sorotan di JFK 2026

Gaya Modifikasi Yamaha Gear Garapan Ghofar Hilman Jadi Sorotan di JFK 2026

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:45 WIB

Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control

Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:09 WIB

Harga Seken Setengahnya BeAT Baru: Mending Yamaha Fino atau Honda Genio untuk Pelajar?

Harga Seken Setengahnya BeAT Baru: Mending Yamaha Fino atau Honda Genio untuk Pelajar?

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:09 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×