Wah, Ferrari Belum Tertarik Kembangkan Mobil Listrik dalam Waktu Dekat

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 17 Desember 2019 | 20:00 WIB
Wah, Ferrari Belum Tertarik Kembangkan Mobil Listrik dalam Waktu Dekat
Logo Ferrari [Shutterstock].

Suara.com - Saat ini hampir seluruh produsen otomotif dunia mulai bergerak untuk mengembangkan mobil listrik atau Kendaraan Bermotor Listrik (KBL). Namun hal ini sepertinya tidak berlaku bagi pabrikan mobil supercar Ferrari.

Melansir Ubergizmo, KBL disebut memiliki daya jelajah yang tidak begitu jauh. Oleh karena itu pabrikan berlogo kuda jingkrak ini menolak untuk membuatnya dalam waktu dekat.

CEO Ferrari, Louis Camilleri baru-baru ini mengungkapkan bahwa mobil Ferrari sepenuhnya listrik (atau total EV, Electric Vehicle) baru akan hadir pada 2025. Namun demikian, pihaknya akan terus mengeksplorasi sampai saatnya Ferrari meluncurkan mobil listrik pertama.

Ferrari SF90 Stradale yang seksi sebagai produk PHEV [Ferrari.com].
Ferrari SF90 Stradale yang seksi sebagai produk PHEV [Ferrari.com].

Selain itu, Louis Camilleri, baterai juga menjadi salah satu alasan Ferrari belum mengembangkan mobil listrik. Pasalnya teknologi yang ada saat ini belum sepenuhnya bisa menjawab kebutuhan untuk mobil listrik Ferrari.

"Masih ada masalah dalam hal kecepatan pengisian. Jadi akhirnya kita akan membahas mobil listrik lebih intens setelah 2025. Tidak dalam jangka pendek," tegas Louis Camilleri.

Dirinya juga menambahkan bahwa mereka sedang mengeksplorasi teknologi alternatif lain untuk memberi tenaga pada mobil listrik, seperti hidrogen atau biofuel.

"Kami sedang melihat berbagai powertrain dan mencoba melihat apa yang akan menjadi paling efisien untuk mobil-mobil Ferrari di masa depan," tutup Louis.

Berbeda dengan Ferrari, sebagai salah satu produsen otomotif pencetak Supercar, Lamborghini justru bergerak lebih maju. Dalam hal ini perusahaan tidak ingin terus-menerus bergelut dengan masalah baterai, sehingga coba menghadirkan inovasi yang benar-benar berbeda.

Dari lansiran laman Digital Trends, Lamborghini disebutkan menggandeng Departemen Kimia MIT demi mengembangkan super kapasitor untuk mobil listrik yang diklaim mampu menyaingi baterai.

baca juga

Super kapasitor disebut mampu menawarkan beberapa manfaat potensial dibandingkan baterai. Teknologi yang dimiliki mampu mengisi dan mengeluarkan listrik lebih cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitsubishi Manfaatkan Baterai Bekas Outlander PHEV untuk Operasional Pabrik

Mitsubishi Manfaatkan Baterai Bekas Outlander PHEV untuk Operasional Pabrik

Otomotif | Senin, 16 Desember 2019 | 14:21 WIB

Viral Lamborghini Berasap di Surabaya, Gejala Overheating?

Viral Lamborghini Berasap di Surabaya, Gejala Overheating?

Otomotif | Senin, 09 Desember 2019 | 12:00 WIB

Ditopang C-HR, Toyota Targetkan Jual Seribu Unit Mobil Hybrid

Ditopang C-HR, Toyota Targetkan Jual Seribu Unit Mobil Hybrid

Otomotif | Sabtu, 07 Desember 2019 | 17:00 WIB

Terkini

Market Share Tergerus Mobil China, Daihatsu Perkuat Fokus ke Pasar Mobil di Luar Jawa

Market Share Tergerus Mobil China, Daihatsu Perkuat Fokus ke Pasar Mobil di Luar Jawa

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 19:57 WIB

Ada Kaesang dan Jokowi, PSI Pede Hadapi Kenaikan Ambang Batas Parlemen

Ada Kaesang dan Jokowi, PSI Pede Hadapi Kenaikan Ambang Batas Parlemen

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:56 WIB

Tanpa Penonton Bukan Masalah, Kendal Tornado FC Siap Hadapi Barito Putera

Tanpa Penonton Bukan Masalah, Kendal Tornado FC Siap Hadapi Barito Putera

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 19:53 WIB

Bungkam Cibiran Tanpa Dendam, Ini Wejangan Sejuk Kades Pemilah Sampah di Bekasi kepada Sang Anak

Bungkam Cibiran Tanpa Dendam, Ini Wejangan Sejuk Kades Pemilah Sampah di Bekasi kepada Sang Anak

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:53 WIB

Suahasil Jamin Utang Kopdes Merah Putih Rp 37,7 T Lunas Besok, Dibayar dari APBN

Suahasil Jamin Utang Kopdes Merah Putih Rp 37,7 T Lunas Besok, Dibayar dari APBN

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 19:52 WIB

Demian Mangkir di Sidang Cerai Perdana, Humas PA Jaksel Ungkap Nasib Mediasi Sara Wijayanto

Demian Mangkir di Sidang Cerai Perdana, Humas PA Jaksel Ungkap Nasib Mediasi Sara Wijayanto

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 19:52 WIB

Review Film Resurrection: Sajikan Keindahan Sinematik dalam Balutan Misteri

Review Film Resurrection: Sajikan Keindahan Sinematik dalam Balutan Misteri

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:50 WIB

4 Brightening Cleanser Buat Remaja Lawan Kusam setelah Beraktivitas Outdoor

4 Brightening Cleanser Buat Remaja Lawan Kusam setelah Beraktivitas Outdoor

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:50 WIB

Ratusan Pelajar Diduga Keracunan MBG, Pemkab Batang Tanggung Biaya Pengobatan

Ratusan Pelajar Diduga Keracunan MBG, Pemkab Batang Tanggung Biaya Pengobatan

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 19:46 WIB

Laku di Atas Nilai Limit, 5 Apartemen Benny Tjokro Ludes Dilelang Kejagung Rp10,7 Miliar

Laku di Atas Nilai Limit, 5 Apartemen Benny Tjokro Ludes Dilelang Kejagung Rp10,7 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:44 WIB

×