Seram Nggak Seram, Minyak Jasad Ini Ampuh Usir Tikus di Mesin

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 12 Februari 2020 | 19:00 WIB
Seram Nggak Seram, Minyak Jasad Ini Ampuh Usir Tikus di Mesin
Tikus, yang terkadang suka menjadikan kompartemen mesin sebagai rumahnya [Shutterstock].

Suara.com - Soal mobil kesayangan, selain rajin merawat mesin dan body secara berkala, tentu perlu menjaga luar dalamnya agar senantiasa resik. Namun alangkah mengesalkan sekaligus bikin takut, bila ada satwa liar yang ikutan nongkrong. Terlebih saat mobil dikandangkan di malam hari atau saat hujan. Mesin kendaraan yang hangat menjadi sasaran.

Bisa jadi tikus ikut nangkring. Bahkan ular, bila dimensinya pas untuk bersembunyi di situ. Dan sebagai dampaknya, tikus sebagai binatang pengerat berpotensi menyebabkan kerusakan terutama pada sistem perkabelan mobil.

Ilustrasi mesin mobil. (Shutterstock)
Ilustrasi mesin mobil [Shutterstock].

Well, seorang netizen bernama Dzibran Sapnoto berbagi ide kepada para pemilik mobil yang kesal akibat ulah satwa liar menjadikan kompartemen mesin sebagai rumah kontrakan. Sebagai catatan, ia membagikan tips ini ke sebuah grup Facebook Xpander Mitsubishi Owner Club Indonesia (X-MOC).

Berikut bunyinya:

Tips ngusir tikus dari kendaraan kesayangan anda biasanya di kap mobil yg hangat atau di motor di kolong mesin. modal cuma ceban alias kurang dari 10rb

Searching sana sini. nnton yutub di telusuri sampe rajin baca komentnya. dari pake buah simpala. pake bawang. pake racun. pake lem. pake alat sonar. pake semprotan anti tikus yg harganya gak murah masa mau ngusir musti beli semprotan mahal trus. pake kamper ....
banyak sanggahan smua di kolom koment yg artinya smuanya gak efisien gak berpengaruh sampe katanya dalemnya dipilok atau dilumuri oli. pake perangkap haduhhh makin menjadi semua cara dilakukan.

Dalam postingannya ia menemukan solusi dengan menggunakan minyak yang sering dipakai untuk membungkus jasad atau jenazah atau mayat, yakni minyak Serimpi.

Namun tidak hanya minyak Serimpi saja, melainkan dicampur pengharum cucian. Ia mencontohkan produk Dow** seharga seribu perak. Dan minyak Serimpi tadi dibeli seharga Rp 5 ribu. Kedua bahan ini kemudian diaduk dan dicampur lalu dimasukkan ke dalam tabung penyemprot. Lantas gunakan untuk menyemprot bagian-bagian yang sering menjadi lokasi favorit nongkrong si tikus. Menurutnya, cara ini terbukti efektif.

Namun cara ini ternyata mengundang komentar kocak dari warganet. Seperti Edi Santoso menyebutkan, jangankan tikus, maling juga kabur mencium baunya malam-malam. Atau kata Inddrie, bahwa tikus kabur namun mengundang penghuni dunia lain. Serta Hartono Agung, yang bertanya, bila mengemudi malam, apakah berani melongok spion tengah?

baca juga

Ayo, beranikah Anda melakukan penyemprotan ramuan ini di mobil?

Mobimoto.com/Angga Roni Priambodo

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Gembira Bagi Komunitas Otomotif: Yuk, Berlatih Bersama Polri

Kabar Gembira Bagi Komunitas Otomotif: Yuk, Berlatih Bersama Polri

Otomotif | Rabu, 12 Februari 2020 | 13:10 WIB

Sudah Balancing, Namun Bergetar Saat Injak Rem, Apakah Penyebabnya?

Sudah Balancing, Namun Bergetar Saat Injak Rem, Apakah Penyebabnya?

Otomotif | Senin, 10 Februari 2020 | 18:00 WIB

5 Video Keren Bukti Rossi - Vinales dan The Marquez Boys ke Indonesia

5 Video Keren Bukti Rossi - Vinales dan The Marquez Boys ke Indonesia

Otomotif | Senin, 10 Februari 2020 | 10:05 WIB

Terkini

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

×