Gunung Merapi Meletus, Real Edukasi Bagi Penikmat Wisata Jip

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 13 Februari 2020 | 17:00 WIB
Gunung Merapi Meletus, Real Edukasi Bagi Penikmat Wisata Jip
Petani beraktivitas di lahan pertanian dengan berlatar belakang Gunung Merapi di Jrakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (13/2/2020). [ANTARA Foto/Aloysius Jarot Nugroho]

Suara.com - Salah satu cara menikmati keelokan Gunung Merapi bagi penyuka otomotif adalah bergabung dengan para pengelola Lava Tour Merapi. Tunggangan kategori jip dijamin bisa memuaskan adrenalin sekaligus menghadirkan kedekatan dengan alam.

Hanya, untuk bertandang dan menikmati konsep wisata bermobil di lereng Gunung Merapi ini, peminat mesti bersabar. Pasalnya, setelah tenang sekitar tiga bulan sejak 17 November 2019, Gunung Merapi kembali meletus.

Penampakan Gunung Merapi setelah meletus, Kamis (13/2/2020). [Twitter]
Penampakan Gunung Merapi setelah meletus, Kamis (13/2/2020). [Twitter]

Informasi mengenai Gunung Merapi meletus pertama kali diberikan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui jejaring Twitter. Yaitu informasi Gunung Merapi menyemburkan awan panas berdurasi sekitar 150 detik dengan amplitudo 75 mm. Sesaat setelah Gunung Merapi meletus, sejumlah kawasan Sleman bagian utara mengalami hujan abu tipis.

Akun Twitter atas nama Jeep Wisata Lavatour Kaliurang pun turut berbagi koleksi foto tentang fenomena alam ini. Dituliskan di situ bahwa peristiwa meletusnya Gunung Merapi adalah bagian dari real edukasi kegunungapian.

Bagi para peminat wisata menggunakan jip di lereng Gunung Merapi, perhatikan keamanan pribadi dan keluarga. Dengan cara antara lain menilik kondisi gunung terbaru dari sumber informasi terpercaya, lantas mengecek kembali kepada para operator wisata ini, soal waktu yang aman untuk bepergian mengikuti wisatanya.

Sebagai catatan, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mengadakan pelatihan bagi para pengelola jip wisata Lava Tour Merapi untuk mengurangi angka kecelakaan dan penerapan sapta pesona pariwisata yang lebih baik.

Adapun dalam pelatihan itu, peserta diberikan materi-materi bidang keterampilan dalam mengemudikan jip wisata. Narasumber-narasumber berkompeten dari Dinas Pariwisata, Kepolisian, dan IOF (Indonesia Off-road Federation), dihadirkan untuk memberikan ilmu berkualitas terkait pengelolaan jip wisata.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah Dua Produk Baru Peugeot yang Siap Ramaikan Segmen SUV Indonesia

Inilah Dua Produk Baru Peugeot yang Siap Ramaikan Segmen SUV Indonesia

Otomotif | Rabu, 12 Februari 2020 | 15:00 WIB

Sensasi Berkendara Jadi Pertimbangan, Ini yang Ditawarkan DFSK

Sensasi Berkendara Jadi Pertimbangan, Ini yang Ditawarkan DFSK

Otomotif | Selasa, 11 Februari 2020 | 12:00 WIB

Kia Seltos Meluncur Pekan Depan, Siap Tantang Wuling Almaz

Kia Seltos Meluncur Pekan Depan, Siap Tantang Wuling Almaz

Otomotif | Rabu, 15 Januari 2020 | 11:25 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×