Simak Protokol Penanganan Virus Corona untuk Transportasi Publik

RR Ukirsari Manggalani
Simak Protokol Penanganan Virus Corona untuk Transportasi Publik
Karyawan membersihkan pegangan tangan di dalam gerbong kereta di Dipo Depok, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020) malam. Sebagai ilustrasi pembersihan alat transportasi massa [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha].

Sebagai tindak preventif dan tanggap Virus Corona atau COVID-19, berikut protokol untuk transportasi publik.

Suara.com - Pemerintah Kota atau Pemkot Solo pada Jumat (13/3/2020) menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona setelah satu pasien positif Virus Corona atau COVID-19 meninggal di Rumah Sakit dr Moewardi. Disebutkan pula bahwa hingga dua pekan mendatang tidak digelar acara yang melibatkan massa atau orang banyak. Termasuk di antaranya adalah Car-Free Day (CFD).

Presiden Joko Widodo jogging di area Car Free Day Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (1/4/2018) pagi. (Biro Pers Kepresidenan)
Presiden Joko Widodo jogging di area Car Free Day Jalan Slamet Riyadi, Solo. Sebagai ilustrasi CFD [Biro Pers Kepresidenan]

Berkaca dari putusan KLB Corona di Kota Solo, mari simak protokol penanganan COVID-19 untuk transportasi publik. Dipetik dari ksp.go.id, petikannya adalah sebagai berikut:

Protokol Transportasi Publik (point to point)

  1. Bila sedang dalam kondisi tidak sehat, jangan mengemudikan kendaraan. Sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasyankes.
  2. Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)seperti:
    -mencuci tangan menggunakan air dan sabun
    -membuang sampah di tempat sampah
    -tidak merokok dan mengonsumsi NAPZA
    -tidak meludah di sembarang tempat
    -hindari menyentuh area wajah yang tidak perlu.
  3. Penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu, sebaiknya menggunakan masker selama berada di dalam kendaraan.
  4. Lakukan pembersihan menggunakan desinfektan terutama setelah mengangkut penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu.
  5. Saat mengangkut penumpang dengan gejala mirip flu, sarankan penumpang untuk mengenakan masker. Jika penumpang tidak memiliki masker, berikan masker kepada penumpang.
  6. Ukur suhu tubuh setidaknya dua kali sehari pada saat sebelum dan sesudah mengemudi, terutama setelah membawa penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu.

Lantas bagaimana untuk diri kita sendiri?

Masih merujuk pada tindak preventif umum untuk meminimalkan risiko terjangkit Coronavirus atau COVID-19, yaitu membersihkan tangan secara teratur di bawah air mengalir dan menggunakan sabun, setidaknya selama 20 detik. Hindari menyentuh bagian dari wajah, hidung, dan bibir, menggunakan masker bila mengalami gangguan kesehatan berkait pernapasan, menghindarkan diri dari publik saat kurang sehat, tidak buang ludah sembarangan, bila bersin atau batuk mesti ditutup dengan lengan tangan, serta segera hubungi layanan kesehatan bila mengalami sakit.

Dan tak kalah penting, adalah selalu membersihkan benda-benda yang kerap digunakan. Untuk sektor otomotif, antara lain adalah setang kemudi sepeda motor serta setir atau lingkar kemudi pada kendaraan roda empat. Juga handle pintu serta bagasi. Saat menggunakan kendaraan umum, cermati penggunaan handle pintu, tombol naik dan turun, serta pegangan jok dan pegangan tangan bagi penumpang yang berdiri.

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS