Gunakan BBM Tak Sesuai Anjuran Pabrikan, Berdampak Apa?

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 26 Maret 2020 | 15:58 WIB
Gunakan BBM Tak Sesuai Anjuran Pabrikan, Berdampak Apa?
Ilustrasi mesin mobil. [Shutterstock].

Suara.com - Setiap pabrikan mobil biasanya memiliki rekomendasi bahan bakar minyak (BBM) yang sesuai dengan jenis dan tipe mobil. Dan pada setiap model, memiliki batas atau takaran yang disebut sebagai Research Octane Number (RON) berbeda-beda.

Umumnya, takaran RON mobil tergantung dari spesifikasi mesin dari si kendaraan, dan secara umum atau kebanyakan wajib menggunakan BBM dengan minimal RON 92.

Nah, pertanyaannya, apa dampak dari pengisian BBM yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrik?

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan KS Tubun, Palmerah, Jakarta Barat. (Suara.com/Yasir)
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan KS Tubun, Palmerah, Jakarta Barat. Sebagai ilustrasi  (Suara.com/Yasir)

Dijelaskan oleh Sapta Agung Nugraha, Kepala Bengkel Auto2000 Bekasi Barat, bahwa penggunaan BBM yang sesuai bertujuan untuk kesempurnaan proses pembakaran di dalam ruang bakar mesin mobil.

Terlebih mesin mobil zaman sekarang yang memiliki rasio kompresi tinggi. Sehingga, apabila menggunakan BBM dengan RON rendah yang mudah terbakar, maka BBM akan terbakar sebelum busi memercikkan api.

"Sebelum piston secara sempurna mencapai titik mati atas, sudah terjadi pembakaran, maka performa mesin pun akan menjadi tidak maksimal," kata Sapta Agung Nugraha seperti dirilis Auto2000.

Efek yang akan dirasakan secara langsung, biasanya mesin akan ngelitik. Kejadian itu terjadi karena pembakaran di ruang bakar yang tidak sempurna. Oleh sebab itu wajib menggunakan BBM yang sudah dianjurkan oleh pabrikan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Belum lagi, kalau menggunakan BBM di bawah spesifikasi yang telah disarankan. Efek jangka panjang, akan timbul kerak di beberapa komponen di ruang bakar. Jika seperti itu, mobil bisa mogok.

"Maka sebaiknya harus mengikuti arahan atau petunjuk dari masing-masing pabrikan. Apabila menggunakan BBM yang sudah sesuai maka proses pembakaran di ruang mesin akan menjadi sempurna, dan performa mesin pun menjadi lebih maksimal," demikian tutup Sapta Agung Nugraha.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Best 5 Otomotif Pagi: Cuitan Elon Musk, Tips Bersihkan Motor

Best 5 Otomotif Pagi: Cuitan Elon Musk, Tips Bersihkan Motor

Otomotif | Sabtu, 21 Maret 2020 | 07:09 WIB

Pandemi COVID-19, Ini Bagian Mobil yang Rentan Terhadap Virus

Pandemi COVID-19, Ini Bagian Mobil yang Rentan Terhadap Virus

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2020 | 11:01 WIB

Hindari Risiko Tertular Virus Corona di Mobil, Begini Caranya

Hindari Risiko Tertular Virus Corona di Mobil, Begini Caranya

Otomotif | Selasa, 17 Maret 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×