Tak Patuhi Aturan Lockdown, Turis Dihukum Tulis Kata Maaf 500 Kali

Angga Roni Priambodo, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 16 April 2020 | 06:25 WIB
Tak Patuhi Aturan Lockdown, Turis Dihukum Tulis Kata Maaf 500 Kali
Ilustrasi jalanan di-lockdown selama pandemi virus Corona - (SuaraJogja.id/HO-dok Rois Satria)

Suara.com - Beberapa negara sudah menerapkan aturan lockdown di tengah pandemi virus corona. Salah satu yang paling ketat menerapkan aturan lockdown ini yakni India.

Beberapa waktu lalu viral sebuah video polisi India memberi hukuman cambuk kepada para pelanggar yang tak mematuhi aturan lockdown. Pemotor harus rela dicambuk para polisi setempat.

Kini ada hukuman baru lagi yang diberlakukan di Negeri Hindustan ini. Turis yang kepergok berkeliaran selama lockdown dihukum menulis kata permintaan maaf sebanyak 500 kali.

Seperti dikutip Suara.com dari The Straits Times, beberapa turis harus menjalani hukuman menulis 'Saya minta maaf' sebanyak 500 kali.

Turis yang berasal dari Israel, Meksiko, Australia, dan Austria itu, kepergok tengah jalan-jalan menggunakan kendaraan di Rishikesh. Hal ini membuat kepolisian setempat harus menghukumnya.

Turis di India dihukum karena langgar lockdown. (dok: Twitter)
Turis di India dihukum karena langgar lockdown. (dok: Twitter)

Polisi menyuruh mereka untuk menulis ungkapan "Saya tidak mematuhi aturan lockdown jadi saya minta maaf" sebanyak 500 kali.

"Memang selama masa lockdown yang diberlakukan di India, lebih dari 700 turis asing dari Amerika Serikat, Australia, Meksiko, dan Israel tinggal di kawasan itu melanggar aturan lockdown," ujar Vinod Sharma, polisi yang bertugas di daerah sana.

Dia menambahkan, hukuman tak biasa itu bertujuan untuk memberikan mereka pelajaran. Hukuman ini jadi teringat dulu masa masih sekolah di TK ataupun SD. Bikin kesalahan saja suruh tulis permintaan maaf di papan tulis.

India memang tidak main-main dalam menerapkan aturan lockdown ini. Pemerintah di Negeri Hindustan berani bersikap tegas kepada warganya. Hal ini dilakukan agar penyebaran virus corona bisa terputus.

baca juga

Kalau hukuman ini diterapkan di Indonesia bagaimana yak?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diam-diam, Indonesia Beli Bahan Baku Obat untuk Virus Corona dari India

Diam-diam, Indonesia Beli Bahan Baku Obat untuk Virus Corona dari India

Bisnis | Rabu, 15 April 2020 | 16:59 WIB

Penjualan Motor Global Anjlok, India Kena Imbas Parah

Penjualan Motor Global Anjlok, India Kena Imbas Parah

Otomotif | Rabu, 15 April 2020 | 13:12 WIB

Terkini

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 14:05 WIB

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:00 WIB

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 13:42 WIB

5 Rekomendasi Kompor Portable yang Bagus dan Aman, Harga Mulai Rp100 Ribuan

5 Rekomendasi Kompor Portable yang Bagus dan Aman, Harga Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 13:42 WIB

Gigabyte Resmi Masuk Indonesia, Bawa AI yang Bisa Atur Laptop Lewat Suara

Gigabyte Resmi Masuk Indonesia, Bawa AI yang Bisa Atur Laptop Lewat Suara

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 13:40 WIB

Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup, Luke Vickery: Saya Ingin Main di Panggung Internasional

Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup, Luke Vickery: Saya Ingin Main di Panggung Internasional

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 13:37 WIB

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:30 WIB

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sumbar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:27 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 13:25 WIB

5 Sepatu Lari Lokal yang Cocok untuk Maraton, Ada di Bawah Rp1 Juta

5 Sepatu Lari Lokal yang Cocok untuk Maraton, Ada di Bawah Rp1 Juta

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:25 WIB

×