Keren, Jualan Keliling Kini Bisa Pakai Kendaraan Ramah Lingkungan

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Selasa, 09 Juni 2020 | 19:00 WIB
Keren, Jualan Keliling Kini Bisa Pakai Kendaraan Ramah Lingkungan
Berbagai jenis Gerobak Listrik (Gelis) yang diproduksi PT Solar Panel Indonesia sebagai wujud nyata dalam pengembangan kendaraan bermotor ramah lingkungan [ANTARA/ Biro Humas Kementerian Perindustrian].

Suara.com - Beberapa saat lalu, telah diluncurkan Gelis, singkatan dari Gerobak Listrik. Kini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan apresiasi atas kemunculannya. Dikutip dari kantor berita Antara, hadirnya produk ini terhitung sebagai salah satu geliat dari pelaku industri di Tanah Air, meskipun masih menghadapi badai pandemi Covid-19.

PT Solar Panel Indonesia yang merealisasikan komitmennya dalam upaya memproduksi kendaraan bermotor ramah lingkungan, Gelis disambut oleh Kemenperin.

"Produksi Gelis ini menunjukkan wujud nyata partisipasi pengembangan kendaraan listrik oleh pelaku usaha," ujar Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin dalam keterangan resminya ketika hadir dalam acara peresmian awal Pabrik Gelis di Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Menurut Putu Juli Ardika, pengembangan Gelis yang sesuai amanat Peraturan Presiden 55 tahun 2019 ini memberikan pilihan lebih luas kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kendaraan untuk mendukung kegiatan produktif, lebih efisien, dan ramah lingkungan.

"Selain itu dapat mendukung pengembangan industri kendaraan roda tiga serta industri komponen dan kegiatan usaha yang terkait," jelasnya.

Dalam acara itu, Putu Juli Ardika membagikan pengalaman sukses dalam pengembangan bisnis model Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang menjadi aplikasi ambulance feeder. Hal ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi PT Solar Panel Indonesia.

"Kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait menggunakan pendekatan Mini Monitoring Evaluation Learning adoption (Mini Mela) sehingga berhasil dalam mengembangkan unit dan operator AMMDes Ambulance Feeder sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah setempat, sekaligus kami mengembangkan subsistem rujukannya dan menyiapkan kader dan tenaga medisnya," katanya lagi.

Dengan kemunculan Gelis ini, Kemenperin menyatakan siap memfasilitasi kolaborasi berbagai pihak untuk mengembangkan bisnis model dan pengembangan ekosistem pemanfaatannya dalam mendukung kegiatan usaha masyarakat yang produktif dan kreatif.

Disebutkan pula bahwa pihak IMATAP telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan marketplace (e-commerce), mulai industri modifikator kendaraan, komponen, spare parts after sales sampai jasa reparasi dan komponen kapal.

"Kami sarankan dalam penjualan bisa bekerja sama dengan perusahaan marketplace online karena perusahaan tadi juga menyediakan jasa leasing, serta tidak lupa kami anjurkan untuk menyiapkan Gelis masuk e-Katalog," imbaunya, dengan harapan Gelis dapat menciptakan peluang bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM).

Ary Tjahyono, Chief Marketing Officer PT Solar Panel Indonesia(SPI) menyatakan pihaknya telah menyiapkan perangkat pendukung untuk efektivitas penggunaan Gelis. Salah satunya adalah jaringan pemasaran dan layanan purnajual.

"Kami telah bekerja sama dengan perusahaan aplikasi berbasis online yang telah familiar di tengah masyarakat untuk menunjang efektivitas Gelis. Lewat aplikasi ini konsumen dan calon konsumen bisa mengetahui segala hal tentang Gelis melalui telepon selular," jelasnya.

Dalam produksi awal, PT Solar Panel Indonesia telah memiliki kemampuan untuk memproduksi 10 unit per hari di pabrik di kawasan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Kapasitas produksi ini akan terus dikembangkan seiring bertumbuhnya jumlah permintaan pasar. Beberapa komponen pembuatan Gelis yang telah diproduksi di dalam negeri, seperti baterai, sasis, dan body.

Produk ini sangat potensial menjadi wahana untuk memasarkan pelbagai kebutuhan sehari-hari, mulai kebutuhan dapur, sampai cemilan atau kudapan. Seru buat diajak berbisnis.


Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telah Hadir GELIS 300, Gerobak Listrik Perdana Asal Indonesia

Telah Hadir GELIS 300, Gerobak Listrik Perdana Asal Indonesia

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2020 | 23:40 WIB

Semprot Disinfektan di Pedesaan, AMMDes Water Tank Jadi Pilihan

Semprot Disinfektan di Pedesaan, AMMDes Water Tank Jadi Pilihan

Otomotif | Rabu, 22 April 2020 | 12:00 WIB

Melahirkan Darurat, Ibu Beri Nama Anaknya AMMDes!

Melahirkan Darurat, Ibu Beri Nama Anaknya AMMDes!

Otomotif | Jum'at, 27 September 2019 | 14:35 WIB

Terkini

6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda

6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:02 WIB

5 Mobil 1000cc Bertenaga dan Siap Hajar Tanjakan, Harga Mirip Motor Matic

5 Mobil 1000cc Bertenaga dan Siap Hajar Tanjakan, Harga Mirip Motor Matic

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:55 WIB

Punya Suspensi USD dan Mesin 175cc, 'Kembaran' Honda ADV160 Ini Dijual Jauh Lebih Murah

Punya Suspensi USD dan Mesin 175cc, 'Kembaran' Honda ADV160 Ini Dijual Jauh Lebih Murah

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:00 WIB

5 Mobil 1500cc ke Bawah Paling Irit yang Bisa Dipakai Jangka Panjang Tanpa Risau

5 Mobil 1500cc ke Bawah Paling Irit yang Bisa Dipakai Jangka Panjang Tanpa Risau

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:00 WIB

Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut

Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:00 WIB

Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026

Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:45 WIB

5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah

5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:34 WIB

Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?

Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:15 WIB

Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport

Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:00 WIB

Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa

Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:10 WIB