Penerapan Social Distancing di Bus Antar Kota ini Tuai Kritikan, Kenapa?

Angga Roni Priambodo

Rabu, 10 Juni 2020 | 12:26 WIB
Penerapan Social Distancing di Bus Antar Kota ini Tuai Kritikan, Kenapa?
Penerapan Social Distancing di salah satu bus antar kota.[Facebook/Imotorium FP]

Suara.com - Di tengah masa pandemi Covid-19 ini, banyak negara yang sudah mulai melonggarkan masa pembatasan atau malah lockdown.

Salah satu protokolnya adalah masyarakat dan penyedia jasa, terutama angkutan umum menerapkan social distancing dan beberapa syarat lain.

Penyedia layanan jasa transportasi umum pun banyak yang menerapkan anjuran tersebut. Salah satunya di negara Myanmar.

Namun, salah satu langkah yang dilakukan oleh penyedia layanan bus antar kota di sana malah menuai kritik, salah satunya dari warganet Tanah Air.

Berikut foto penerapan social distancing di bus antar kota di Myanmar yang dikritik warganet Indonesia.

Penerapan Social Distancing di salah satu bus antar kota.[Facebook/Imotorium FP]
Penerapan Social Distancing di salah satu bus antar kota.[Facebook/Imotorium FP]

Menurut salah satu kritikan yang diberikan oleh admin salah satu halaman bernama Imotorium FP, fitur tersebut rawan akan penularan.

"Penerapan social distancing di bus antar kota Myanmar, pakai sekat plastik. Kayaknya malah rawan ya, kalau ada yang bersin atau apalah terus nempel di plastiknya... Saat berganti penumpang (misal trayek PP) bisa kena dong penumpang barunya dari plastik itu pas keluar masuk tempat duduk?," tulisnya.

Banyak warganet yang punya pemikiran serupa dan setuju akan kritikan yang diberikan oleh admin halaman di Facebook tersebut.

"Nah iya saya juga brpikiran yg sama..Idealnya sih emang pake masker," tulis Widyanto Purwantara.

baca juga

"lebih baik pake faceshield sih menurutku," tambah Dodi Andriawan.

Memang ada benarnya juga jika dilihat sekilas, jika ada penumpang yang merupakan OTG dan cairan ludahnya menempel di sekat plastik tersebut, penumpang berikutnya akan rawan terkena cairan yang menempel.

Dengan catatan, jika sekat plastik tersebut tidak diganti dalam satu kali pemakaian penumpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Kisah Ambulans: Konversi Mobil dan Motor, Inspirasi dari Covid-19

9 Kisah Ambulans: Konversi Mobil dan Motor, Inspirasi dari Covid-19

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2020 | 12:01 WIB

Honda Optimis Penjualan Juni Alami Peningkatan

Honda Optimis Penjualan Juni Alami Peningkatan

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2020 | 11:15 WIB

Viral Kecelakaan Pesepeda karena Mobil, Warganet: Makanya Minggir

Viral Kecelakaan Pesepeda karena Mobil, Warganet: Makanya Minggir

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2020 | 11:36 WIB

Tiga Bulan Baru Keluar Parkir, Pemobil Ini Kena Tarif Seharga Motor

Tiga Bulan Baru Keluar Parkir, Pemobil Ini Kena Tarif Seharga Motor

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2020 | 10:21 WIB

Terkini

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

×