Bulan Lalu, Tren Lalu Lintas di 4 Kota Besar Alami Penurunan

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Bulan Lalu, Tren Lalu Lintas di 4 Kota Besar Alami Penurunan
Aplikasi Waze. [Waze]

Adanya PSBB dan tidka mudik Lebaran 2020 membuat Waze menjumpai data ini.

Suara.com - Waze, aplikasi penunjuk arah berbasis komunitas, mencatat tren lalu lintas di empat kota di Indonesia selama Ramadan mengalami perubahan signifikan. Kondisi ini berlaku untuk Jakarta, Bekasi, Tangerang Selatan, dan Tangerang.

Dengan berlakunya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), rata-rata kilometer yang ditempuh di DKI Jakarta turun sebesar 72 persen, yang menunjukkan penurunan paling banyak dibandingkan dengan kota-kota lain, diikuti Tangerang 70 persen, Bekasi 60 persen, dan terakhir, Tangerang Selatan 55 persen.

Petugas memberhentikan kendaraan berpelat daerah di Jalan Brigif, Jakarta Selatan, Kamis (28/5). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas memberhentikan kendaraan berpelat daerah di Jalan Brigif, Jakarta Selatan, Kamis (28/5). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dengan adanya kebijakan pembatasan mudik dan arahan untuk melakukan Salat Id di rumah, Hari Raya tahun ini, yang jatuh pada 24 Mei, tetap memiliki keunikannya dalam hal lalu lintas. Bila dibandingkan dengan rata-rata harian global Februari untuk periode dua minggu (11 Februari – 25 Februari 2020), rata-rata kilometer harian yang dikemudikan di Bekasi turun 76 persen, tertinggi dibandingkan yang lain.

Jakarta berada di peringkat kedua dengan 72 persen, diikuti Tangerang Selatan dan Tangerang dengan penurunan masing-masing 53 persen dan 38 persen.

"Waze berkomitmen untuk mendukung upaya bantuan Covid-19 dalam melayani orang-orang di seluruh dunia selama masa-masa sulit ini. Salah satunya melalui Covid-19 landing page yang kami luncurkan pada April lalu," kata Marlin R. Siahaan, Country Manager Waze Indonesia.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk menekan laju penyebaran Covid-19 sejak kasus pertama teridentifikasi. Pemerintah juga telah mengeluarkan sejumlah kebijakan dalam mengatasi pandemi ini, seperti salah satunya adalah penerapan PSBB di berbagai wilayah, pembatasan penggunaan ruang publik, dan sebagainya.

Sementara itu PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 465.582 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. Angka ini turun 62 persen dari lalu lintas (lalin) di periode Lebaran 2019.

Adapun rinciannya yakni lalu lintas meninggalkan Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Selain itu, GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 76.357 kendaraan, turun sebesar 64 persen dari Lebaran 2019.


Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS