Cuaca Memasuki Musim Pancaroba, Mari Lindungi Cat Mobil

RR Ukirsari Manggalani
Cuaca Memasuki Musim Pancaroba, Mari Lindungi Cat Mobil
Ilustrasi mobil terkena hujan [Shutterstock].

Cat mobil menjadi bagian vital kendaraan. Terlihat kusam pasti kurang menarik dan pantang dilirik. Begini tips merawatnya.

Suara.com - Cat mobil alias warna pada body mobil adalah salah satu dari daya tarik kendaraan, di luar faktor desain dan aksesoris. Bila tampak kusam atau kurang menggairahkan, jangan protes bila penampilannya tidak dilirik.

Agar bisa menyuguhkan body mobil dengan warna yang senantiasa terjaga, ada hal penting perlu dicermati. Yaitu seberapa banyak mobil kesayangan terkena air hujan serta berada di bawah terik matahari. Bila jawabnya sering dan tidak ada tindak preventif maupun perawatan, ubah kebiasaan itu mulai sekarang.

Termasuk dengan memperhatikan cuaca secara rutin. Apalagi, di Indonesia terdapat musim atau kondisi pancaroba. Yaitu saat-saat di mana cuaca tidak menentu atau lebih sulit diprediksi dari biasanya. Dalam sehari bisa terjadi hujan deras dan tiba-tiba berubah menjadi panas terik.

Dipetik dari Garda Oto, berikut adalah tips merawat cat mobil saat memasuki musim pancaroba:

1. Segera cuci mobil setelah terkena air hujan

  • Air hujan mengandung zat asam, jika dibiarkan kering akan menjadi jamur dan merusak cat mobil.
  • Sebaiknya mobil langsung dicuci dan dilap sampai kering untuk menghilangkan zat asam yang dapat membuat cat mobil kusam dan berjamur.
  • Tidak harus menggunakan sabun, cukup dengan cara membilas mobil menggunakan air bersih, untuk menghilangkan air hujan dari bodi mobil.
Ilustrasi mencuci mobil. [Shutterstock]
Ilustrasi mencuci mobil. [Shutterstock]

2. Jangan menutup mobil dengan car cover

  • Asumsi menutup mobil dengan sarung mobil atau car cover bisa membuat cat mobil tetap awet dan mengkilap tidak sepenuhnya benar.
  • Tidak disarankan karena dengan menutup body menggunakan sarung mobil di malam hari atau saat hujan bisa membuat permukaannya lembap sehingga lebih mudah berjamur. Begitupun saat panas, debu yang menempel di permukaan mobil dan terkena angin akan menjadi lebih susah dihilangkan.
Cars cover atau selimut mobil untuk melindungi body dari perubahan cuaca dan kotor karena udara maupun zat polutan serta benda-benda sekelilingnya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Cars cover atau selimut mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

3. Hindarkan dari sinar matahari langsung

  • Sinar matahari mampu mengurangi kadar warna cat mobil. Disarankan sebaiknya mobil jangan terlalu sering terkena paparan sinar matahari langsung.
  • Tujuannya agar warna cat mobil menjadi lebih tahan lama, dan tetap mengkilap.

4. Hindarkan terkena embun malam

  • Bukan cuma tubuh yang bisa sakit jika terlalu sering menyerap embun malam, tetapi cat mobil pun demikian adanya.
  • Seperti hujan, embun malam mengandung zat asam yang terkandung pada air hujan. Oleh karena itu, lebih baik simpan mobil di tempat tertutup seperti garasi.

5. Proteksi tunggangan dengan asuransi

  • Selain memberikan perlindungan terhadap cat mobil, asuransi bisa memberikan proteksi lebih pada tunggangan kesayangan. Cukup pilih lingkup pertanggungjawaban saja.
  • Dan selaras situasi pandemi Covid-19 yang meminimalkan kontak, kini membeli asuransi makin gampang, cukup melalui smartphone sudah dapat memiliki perlindungan asuransi mobil Garda Oto melalui situs gardaoto.com atau dengan bantuan chatbot GarXia di aplikasi Garda Mobile Otocare.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS