Detik-detik Kecelakaan Pemotor Ngebut Vs Pesepeda, Publik Berang

Irwan Febri Rialdi | Cesar Uji Tawakal
Detik-detik Kecelakaan Pemotor Ngebut Vs Pesepeda, Publik Berang
Pemotor menabrak pesepeda dengan kecepatan tinggi. (Facebook/Sri Maryanto)

Aksi pemotor ini menuai sejumlah kecaman, begitu juga pesepeda yang berjajar hingga memenuhi jalan.

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik kecelakaan antara pemotor dan pesepeda tengah ramai dibicarakan di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat dua orang pesepeda yang tengah asyik gowes di jalan.

Namun, tiba-tiba muncul seorang pengendara motor sport fairing yang melaju dalam kecepatan tinggi dan menabrak salah seorang pesepeda tersebut. Keduanya pun jatuh tersungkur usai adanya benturan kendaraan.

Video ini banyak tersebar lintas media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Facebook bernama Sri Maryanto, Jumat (26/6/2020).

"Apa harus dengan cara seperti ini anda memperlakukan pengguna jalan yg laen,, Mereka juga punya hak di jalan,hormatilah pengguna jlan yg laen,," tulisnya dalam unggahan video tersebut.

Pemotor menabrak pesepeda dengan kecepatan tinggi. (Facebook/Sri Maryanto)
Pemotor menabrak pesepeda dengan kecepatan tinggi. (Facebook/Sri Maryanto)

Menurut keterangan seorang warganet bernama Livina Salsabila, kejadian ini berlokasi di Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Kui ning tasikmadu lurr. Lokasine intanpari ngulon. Sondokoro ngetan. Penere gapuro pokoh etane soto mbah man. Ngarep koperasi pas. (Itu di Tasikmadu. Lokasinya di barat Intanpari, timur Sondokoro. Tepatnya di Gapura Pokoh timurnya Soto Mbah Man, depan koperasi pas)," tulisnya.

Insiden mengerikan ini kontan memicu reaksi negatif dari kalangan warganet. Pemotor ini pun panen kritik pedas.

Namun, ada juga yang menyoroti formasi pesepeda yang nekat berjejer di tengah jalan sempit. Berikut beberapa komentarnya.

"Kudu di usut tuntas itu," tulis Mass Setianto.

"Jalan sempit naik sepeda berjejer sangat beresiko," kata Abu Manaf.

"Intinya sama" salah,,,mase yg nabrak g berhenti dan yg nyepeda terlalu ketengah," ujar Topel Al Gondangrejowi.

"APA HARUS NGEBUT DI JALAN DESA???" kata Joan Bayuaji.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS