DFSK Optimis Super Cab versi Ambulans Dongkrak Penjualan

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
DFSK Optimis Super Cab versi Ambulans Dongkrak Penjualan
DFSK Super Cab Ambulance [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

DFSK Super Cab versi Ambulans disiapkan sejak dua tahun lalu. Kini pasar mobil medis ini tengah potensial.

Suara.com - PT Sokonindo Automobile (DFSK) optimis bila varian ambulans dari DFSK Super Cab mampu mendongkrak penjualan mobil di tengah pandemi COVID-19.

Bahkan Area Sales Manager DFSK, Denny Perdana menyebutkan bahwa Super Cab ambulans sudah dipersiapkan sejak dua tahun lalu. Dan akhirnya saat ini sudah mulai dipasarkan.

"Unitnya ready to use, sudah ada dua mobil. Kami siapkan juga 34 unit, dan sedang dalam proses pengerjaan," ujar Denny Perdana, saat bincang virtual bersama awak media.

DFSK Super Cab Ambulance, dengan kelengkapan ranjang pasien serta rel untuk mempermudah pengangkutan pasien, lampu periksa, tempat duduk perawat dengan boks peralatan, gantungan infus model geser, oksigen BSS system, hingga sekat pemisah antara kabin pengemudi dengan kabin pasien [DFSK].
DFSK Super Cab Ambulance, dengan kelengkapan ranjang pasien serta rel untuk mempermudah pengangkutan pasien, lampu periksa, tempat duduk perawat dengan boks peralatan, gantungan infus model geser, oksigen BSS system, hingga sekat pemisah antara kabin pengemudi dengan kabin pasien [DFSK].

Lebih lanjut, ia menjelaskan secara penjualan pasarnya memang sangat potensial. Pasalnya, instansi pemerintah atau swasta tengah membutuhkan ambulans sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) di tengah pandemi COVID-19.

Sedangkan secara penjualan dalam kondisi normal, pasar ambulans bisa mencapai 3 ribu unit. Di tengah pandemi akan terus naik.

"Pertumbuhan pasar ambulans ini bisa mencapai 15 sampai 20 persen, dan kami prediksi akan bertahan tiga sampai empat tahun mendatang," ungkap Denny Perdana.

Sebagai informasi, DFSK Super Cab versi ambulans memiliki rancang bangun dari Super Cab 1.3T Diesel dan 1.5L Gasoline yang sudah beredar di pasar otomotif Indonesia untuk segmen niaga ringan.

Sebagai catatan, mesin diesel 1.300cc turbocharged menghasilkan tenaga 75 PS dan torsi 190 NM yang andal untuk jalanan berbukit. Sedangkan mesin bensin 1.500cc bertenaga 102 PS dan torsi 140 NM sangat cocok untuk kontur jalanan urban serta perkotaan.

Keduanya bisa dikonversi menjadi ambulans, dan perjalanan membawa pasien semakin aman lewat penerapan desain sasis Nine-Horizontal dan Two-Longitudinal beams. Sasis yang digunakan disebut mampu memberikan stabilitas dan kekuatan lebih baik untuk menempuh berbagai medan dengan beban.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS