COVID-19 Mendorong Konsumen Beli Mobil Bekas Secara Online

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
COVID-19 Mendorong Konsumen Beli Mobil Bekas Secara Online
Ilustrasi mobil bekas [Shutterstock].

COVID-19 dengan antisipasi physical distancing mendorong konsumen pilih beli mobil bekas secara online.

Suara.com - OLX Indonesia dan OLX Autos belum lama ini menerbitkan whitepaper bertajuk "The New Normal of Indonesia Used Car Industry". Materinya antara lain menunjukkan bahwa adanya pandemi membuat sebanyak 54 persen responden mempertimbangkan membeli mobil bekas daripada mobil baru karena adanya pengurangan anggaran.

Dalam whitepaper yang sama, disebutkan bahwa industri mobil bekas diprediksi memerlukan waktu 2-3 bulan untuk kembali pulih, seiring dengan proyeksi permintaan yang meningkat tajam. Waktu pemulihan industri ini lebih cepat dari waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan ekonomi secara keseluruhan.

Ilustrasi membeli mobil secara online, termasuk mobil bekas [Shutterstock].
Ilustrasi membeli mobil secara online, termasuk mobil bekas [Shutterstock].

Kendati terjadi penundaan pembelian mobil di masa pandemi akibat kebijakan physical distancing atau lockdown lokal, lebih dari 50 persen konsumen mulai merencanakan pembelian dalam waktu setahun mendatang. Sehingga, pasar mobil bekas masih memiliki potensi besar untuk terus bertumbuh dan pasti memerlukan inovasi yang berkelanjutan.

"Data dalam whitepaper mengungkapkan bahwa menjadi penting bagi penjual untuk terus menawarkan layanan-layanan baru yang inovatif untuk pembeli, termasuk di antaranya layanan secara online dan tanpa kontak fisik. Mulai proses administrasi hingga pembayaran. Inovasi layanan tanpa kontak fisik sekaligus menjadi jawaban bagi konsumen yang tetap ingin memastikan keamanan dan keselamatan selama masa pandemi ini," jelas Johnny Widodo, CEO OLX Autos Indonesia, dalam keterangannya.

Bersamaan dengan itu BeliMobilGue (BMG) hari ini mengumumkan perubahan nama (rebranding) menjadi OLX Autos Indonesia (OLX Autos), mengukuhkan posisinya sebagai bagian dari OLX Indonesia. Perubahan tadi sekaligus memperkuat komitmen OLX Autos untuk terus melayani pelanggan dengan fitur yang lebih tepat dan lebih baik sesuai dengan kebutuhan pelanggan dalam transaksi jual beli mobil.

Bagi OLX Indonesia, rebranding ini menunjukkan upaya kolaboratif OLX Indonesia dan OLX Autos untuk terus menawarkan berbagai alternatif dalam menjual mobil bagi konsumen serta kontribusi aktif dalam memperkuat ekosistem pasar mobil bekas di Indonesia.

Direktur Marketing OLX Indonesia, Ichmeralda Rachman mengungkapkan, pihaknya memahami bahwa sebelumnya BMG telah menyediakan platform yang memberikan banyak kemudahan untuk pelanggan. Dengan bergabungnya BMG dengan OLX dan berubah nama menjadi OLX Autos.

"Dengan adanya sinergi dua belah pihak ini, kami sangat senang dapat memberi pelanggan alternatif cara dalam menjual mobil mereka dengan kemudahan dan kenyamanan yang diinginkan. Ini merupakan langkah pertama kami di dalam membangun ekosistem jual beli mobil bekas yang sesuai dengan kebutuhan konsumen," tegas Ichmeralda Rachman.

OLX Autos saat ini hadir di tujuh kota dengan 100 inspection center dan berkolaborasi dengan lebih dari 2.000 mitra yang tersebar di seluruh Indonesia.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS